
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memecat Vini Limardi dari keanggotaan partai. Pemecatan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) PSI Nomor 515/SK/DPP/2021 yang ditandatangani oleh Sekjen PSI Raja Juli Antoni pada 25 September. (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan belum menerima surat Pergantian Antar Waktu (PAW) mantan kader PSI Viani Limardi. Sehingga jabatan Viani di Anggota DPRD DKI Jakarta belum berubah.
Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan, pihaknya hanya bisa menunggu dalam proses PAW ini. Pimpinan DPRD DKI harus mengirimkan surat sebagai pemberitahuan PAW telah terjadi.
“Sampai saat ini kami belum terima surat PAW atas nama Viani dari Ketua DPRD DKI,” ujar Betty saat dihubungi, Selasa (23/11).
Betty mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab pimpinan DPRD DKI Jakarta belum mengirim surat PAW yang diajukan oleh pengurus PSI.
“Saya kurang tahu pasti, karena itu ranah DPRD, bukan kami. Kami sifatnya hanya menunggu saja,” imbuhnya.
DPW PSI sendiri diketahui telah mengirim surat PAW atas nama Viani Limardi ke DPRD DKI pada pertengahan Oktober 2021. PAW dilakukan setelah Viani dipecat karena diduga melanggar peraturan partai dan menggelembungkan dana reses.
Sementara itu, pada awal November 2021, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengaku telah mengirim surat PAW atas nama Viani kepada KPU DKI Jakarta. “Sudah jalan (surat PAW Viani Limardi), jalan ke KPUD," ucapnya di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/11).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
