
JE Sahetapy (wikipedia)
JawaPos.com–Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Kota Surabaya Prof. Dr. Jacob Elfinus Sahetapy SH. MA., tutup usia pada Selasa (21/9). Prof. Sahetapy meninggal dunia pada pukul 06.00 WIB.
Kabar ini diketahui dari Dr Rizal Ramli yang merupakan rekan almarhum yang juga mantan menteri kabinet Jokowi-Jk, melalui cuitan di akun twitter pribadinya.
”Turut berduka cita yang dalam atas kepergian sahabat, man of integrity, Prof. J.E. Sahetapy. Kawan seperjuangan melawan sistim otoriter. May He Rest in Peace,” tulis Rizal Ramli yang di kutip dari akun twitter pribadinya, @RamliRizal.
Ketika dikonfirmasi, Humas Unair Martha mengatakan, Prof. Sahetapy meninggal pada Selasa (21/9) pagi. ”Jenazah Prof J.E. Sahetapy berada di rumah duka Jalan Dharmahusada III Nomor 8 Surabaya,” ujar Martha.
Prof. Sahetapy dikenal sebagai pakar hukum kenamaan Indonesia. Dia menghembuskan napas terakhirnya pada usia 89 tahun. Semasa hidup, almarhum pernah menjadi ketua Komisi Hukum Indonesia, yakni pada periode 2000–2004.
Selain itu, almarhum juga sempat menjabat sebagai anggota DPR periode 1999–2004 dari Fraksi PDI Perjuangan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
