Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Agustus 2021 | 04.55 WIB

Gelar Zikir dan Doa Kemerdekaan ke-76 RI, Menag: Ini Senjata Ampuh

menyampaikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Rapat kerja tersebut membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H dan isu-isu aktual lainnya.  Foto - Image

menyampaikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Rapat kerja tersebut membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H dan isu-isu aktual lainnya. Foto

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat melewati masa pandemi Covid-19 ini dengan zikir dan doa. Hal ini pun sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 tahun Republik Indonesia (RI).

"Dalam rangka mendukung kemerdekaan dan menjaga spirit serta menyempurnakan ikhtiar lahir bangsa kita adalah melewati masa-masa sulit di pandemi Covid-19 ini, sebagai umat beragama hendaknya kita semua menyikapinya dengan zikir dan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha bijaksana," kata Yaqut dalam siaran daring, Minggu (1/8).

Yaqut mengajak masyarakat dan umat beragama dapat bersatu menangani pandemi Covid-19. Hal ini bisa dilakukan bersama-sama seluruh jajaran pimpinan pemerintahan, kementerian, lembaga aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, ulama dan tokoh agama.

"Serta tokoh masyarakat diharapkan bisa berperan aktif untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dan memberi contoh nyata di tengah-tengah masyarakat, kampanye kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi kerumunan dan kampanye 5M+1D perlu dimasifkan agar menjangkau semua lapisan masyarakat dimanapun," papar Yaqut.

Yaqut menuturkan, doa merupakansenjata ampuh bagi setiap orang yang beriman. Dia mengutarakan, doa adalah penenang jiwa dan merupakan penumbuh harapan hidup.

"Hidup harus dijaga sebagai anugerah terbesar tuhan, kita percaya atas kemahasempurnaan tuhan bahwa hanya Allah yang memiliki sifat rohman dan rohim, pasti akan menolong menyelamatkan kita semua sebagai penolong individu, masyarakat maupun sebagai bangsa," ujar Yaqut.

Setiap bencana yang diturunkan tuhan, lanjut Yaqut, adalah untuk menyadarkan manusia agar mawas diri dan kembali mendekatkan kepadanya.

"Semoga pandemi lekas berakhir dengan senantiasa bersyukur atas nikmat dan seluruh karunianya," pungkas Yaqut.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore