
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Biro Komunikasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi/Antara
JawaPos.com - Kordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan menyebut penanganan Covid-19 masih dapat dikendalikan ditengah lonjakan kasus Covid-19 dan minimnya fasilitas kesehatan di Rumah Sakit (RS). Pernyataan tersebut disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, penanganan Covid-19 dapat diatasi dengan kerja sama dan sinergi yang baik dari berbagai pihak baik pemerintah pusat maupun pemerimtah daerah.
"Semuanya masih terkendali Pak Presiden. Ada kritis sana-sini, tapi semua dapat diatasi dan tim bekerja dengan sangat kompak, baik dari daerah sampai pusat. Saya berharap kalau kita kompak, Insya Allah ini semua akan bisa teratasi," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/7).
Baca Juga: Luhut Bilang, Tengah Bulan ini Kasus Korona Turun, Tak Perlu Panik
Luhut memaparkan, adapun langkah yang diambil pemerintah untuk mengatasi lonjakan penularan Covid-19, salah satunya adalah masyarakat dapat menjalani isolasi mandiri dengan memanfaatkan layanan telemedicine untuk mendapatkan pengobatan dan konsultasi secara gratis.
Ia meminta, masyarakat melakukan pemeriksaan swab antigen hanya di laboratorium yang terafiliasi dengan Kemenkes untuk memastikan bantuan pemerintah bisa diakses dan dimanfaatkan.
Menurutnya, kelangkaan oksigen karena adanya peningkatan 3 hingga 4 kali dari jumlah yang dibutuhkan. “Memang ada sedikit kekurangan, tapi sekarang dengan pengaturan dari 5 produsen oksigen, kita minta untuk 100 persen sekarang didedikasikan kepada masalah kesehatan," jelasnya.
Luhut menambahkan, saat ini sejumlah pemerintah daerah dan berbagai pihak pun tengah membangun dan menyiapkan rumah sakit darurat untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19.
"Dari TNI misalnya ada 10 tenda-tenda darurat, yang kita gunakan juga seperti di RSPAD itu akan digelar mulai hari ini sampai terus ke depan, itu ada 310 tempat tidur dan kita ingin dari 310 itu mungkin kita akan bisa jadi tempat emergency," ungkapnya. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
