Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 18.46 WIB

Kasus COVID-19 Kembali Naik di AS, CDC Sebut Penularan Meningkat untuk Pertama Kalinya Sejak Awal Tahun

Ilustrasi test COVID-19. (AP) - Image

Ilustrasi test COVID-19. (AP)

JawaPos.com - Kasus COVID-19 dilaporkan kembali menunjukkan tren peningkatan di Amerika Serikat. Data terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa penyebaran virus kini kembali meluas di sebagian besar wilayah negara tersebut, menandai kenaikan pertama secara nasional sejak musim semi 2026.

Berdasarkan pemodelan epidemi CDC per 22 Juli, infeksi COVID-19 diperkirakan meningkat atau berpotensi meningkat di 37 negara bagian. Sementara itu, tidak ada satu pun negara bagian yang saat ini dikategorikan mengalami penurunan kasus atau tren penularan yang melemah.

Temuan tersebut berasal dari model Current Epidemic Trends milik CDC yang menggunakan angka reproduksi efektif atau Rt (effective reproduction number) untuk memperkirakan arah penyebaran virus. Jika nilai Rt berada di atas ambang batas tertentu, maka penularan dinilai sedang meningkat.

Secara nasional, nilai Rt kini telah melampaui ambang batas pertumbuhan. Kondisi itu menjadi sinyal bahwa COVID-19 kembali menyebar lebih cepat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Meski demikian, CDC menegaskan bahwa hasil pemodelan ini bukan merupakan jumlah kasus riil, melainkan indikator yang digunakan untuk melihat apakah penularan cenderung meningkat, menurun, atau tetap stabil di suatu wilayah.

Dilansir dari Newsweek, dari keseluruhan negara bagian yang dianalisis, sebanyak 37 negara bagian masuk kategori "growing" atau "likely growing", sedangkan 11 negara bagian dinilai masih berada dalam kondisi penularan yang relatif stabil. Beberapa wilayah lainnya belum memiliki data yang cukup sehingga belum dapat diperkirakan tren penyebarannya.

CDC juga mengingatkan bahwa model pengawasan ini dirancang sebagai sistem peringatan dini untuk memantau perubahan pola penularan, sehingga hasilnya tidak boleh disamakan dengan data konfirmasi kasus harian.

Meningkatnya tren penularan ini menjadi perhatian otoritas kesehatan AS, terutama menjelang pergantian musim ketika aktivitas masyarakat di dalam ruangan umumnya mulai meningkat dan berpotensi mempercepat penyebaran virus.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore