
Antrian warga mengisi tabung oksigen di Depo Oxygen Medical di Kawasan Manggarai, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). Permintaan Oxygen Medical meningkatkan seiring meningkatnya kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta. Foto: Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Kelangkaan oksigen terjadi di RS Sardjito Yogjakarta, yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19. Pihak Direktur Utama RS sampai melayangkan surat pada Kementerian Kesehatan bahwa oksigen di RS itu habis. Akibatnya tersiar kabar puluhan pasien meninggal.
JawaPos.com mencoba mengklarifikasi hal ini kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), dr. Lia G. Partakusuma. Disebutkan dalam sejumlah artikel, bahwa ada sebanyak 63 pasien meninggal dunia dalam sehari.
"Pasien yang meninggal (63 orang, Red)) tidak dipisahkan apakah memang karena kurang Oksigen atau memang sudah berat kasusnya," tegas dr. Lia kepada JawaPos.com, Minggu (4/7).
Baca Juga: Mengenal Covid-19 Varian Lambda, Lebih Bahayakah dari Delta?
Meski begitu dr. Lia memastikan bahwa sejauh ini oksigen sudah dipasok kembali ke RS Sardjito sekitar pukul 1 dini hari tadi. Ia mengakui memang karena banyaknya pasien maka oksigen cepat habis.
"Pagi tadi jam 1 sudah datang pasokan oksigen ke RS Sardjito. Memang karena banyaknya pasien, satu hari saja sudah habis oksigen. Sehingga pagi diisi, sore harus dipasok kembali," jelasnya.
Hal senada juga dibenarkan oleh Juru Bicara Vaksinasi dan Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Menurut Nadia, sejauh ini kebutuhan oksigen di sana sudah dipasok sebanyak 2 ton.
"Iya betul kemarin sempat RSUP Sardjito mengalami hal tersebut tetapi sekarang oksigen sudah di-supply 2 ton," katanya.
Sebelumnya pihak Direktur RS Sarjito mengirim surat pada Kemenkes sehubungan dengan meningkatnya kasus Covid-19, yang mengakibatkan kenaikan kebutuhan oksigen sehingga tejadi kelangkaan penyediaan oksigen. Direktur RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan pasokan oksigen, tetapi sampai saat ini masih mengalami kendala dan pasokan oksigen diperkirakan paling cepat akan datang ke RSUP Sardjito Jogjakarta pada hari Minggu tanggal 4 Juli 2021 pukul 12.00 WIB.
Persediaan oksigen sentral di RSUP Dr Sardjito Jogjakarta mengalami penurunan pada Sabtu, tanggal 3 Juli 2021 pukul 16.00 WiB sampai dengan kehabisan persediaan oksigen pada pukul 18.00 WIB. Sehingga bisa berdampak pada keselamatan pasien yang dirawat, baik pasien Covid-19 maupun Non Covid-19.
"Kami sudah meiakukan upaya antisipas: maksimal dan penghematan seoptimal mungkin. Untuk itu, kami mengajukan permohonan dukungan agar kebutuhan oksigen dapat terpenuhi, mengingat RSUP Sardjito Jogjakarta termasuk RS Rujukan dalam penanganan Covid-19 sampai tingkat kritikal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
