
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab pertanyaan awak media di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta, Senin (17/5/2021). Novel Baswedan bersama perwakilan 75 pegawai KPK yang dinonaktifk
JawaPos.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menegaskan, isu radikal dan taliban yang menyerang KPK disematkan untuk menyerang para pegawai yang berintegritas. Isu tersebut juga dilakukan untuk memusuhi para pegawai KPK.
"Isu radikal dan taliban, adalah isu yang disematkan untuk memusuhi orang-orang yang bekerja baik di KPK," kata Novel dalam unggahannya di akun media sosial Twitter pribadinya, Kamis (27/5).
Novel tak memungkiri, permainan isu radikal dan taliban cukup berhasil menyerang lembaga antirasuah. Hal ini pun mengganggu kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.
Baca Juga: Busyro: Isu Taliban Gugur, 8 Pegawai yang Tak Lulus Tes ASN Nonmuslim
"Isu ini cukup berhasil membuat stigma, dan mengganggu kerja pemberantasan korupsi," ungkap Novel.
Dalam unggahannya, Novel juga melengkapi dengan sebuah video, yang di dalamnya ada pernyataan dari para pegawai KPK. Dalam video itu, mereka menampik adanya isu taliban.
Terlebih para pegawai KPK yang ada di dalam video itu mereka mengaku merupakan agama Budha hingga Kristen. Mereka menyangkal adanya kelompok taliban di KPK.
Sebelumnya isu taliban dan radikal juga dibantah oleh mantan Pimpinan KPK Busyro Muqodda. Dia menegaskan, isu taliban dan radikalisme yang menyerang KPK hanya dinarasikan oleh buzzer.
"Isu taliban sama sekali memang tidak pernah ada. Justru isu itu membuktikan adanya radikalisme politik, radikalisme yang dilakukan oleh imperium-imperium buzzer yang selalu mengotori perjalanan nilai-nilai keutamaan bangsa," kata Busyro dalam diskusi daring, Jumat (7/5).
Menurut Busyro, dari 75 pegawai yang tidak lulus, tidak semua bergama Islam. Dia menyebut terdapat pegawai KPK yang juga beragama Nasrani dan Budha.
"Dari 75 yang dinyatakan tidak lolos itu, ada 8 pegawai KPK yang itu beragama Nasrani dan Budha," pungkas Busyro.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
