
Photo
JawaPos.com - Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengungkap fakta baru terkait ditemukannya pemudik bersembunyi di truk pengangkut motor. Truk ini sebelumnya terjaring razia di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, dengan 10 penumpang.
Fahri mengatakan, 10 orang yang diamankan sudah dilakukan pemeriksaan. Hasilnya mereka dipastikan bukan pemudik, melainkan buruh yang pulang bekerja.
"Hasil interograsi mereka bukan pemudik, namun buruh dari AHM yang setiap minggu pulang pergi," kata Fahri saat dihubungi, Sabtu (8/5).
Kendati demikian, saat terjaring operasi petugas, para buruh ini berada di sela-sela motor baru yang diangkut truk. Sehingga sempat dicurigai pemudik. Dari tangan mereka, petugas juga menemukan surat-surat sebagai syarat perjalanan untuk bekerja.
Sebagai sanksinya, sopir truk dikenakan sanksi tilang. Namun, kendaraannya tidak disita, hanya STNK kendaraan yang dijadikan jaminan hingga denda tilang dibayarkan.
Sementara itu, 10 buruh ini dilakukan tes swab antigen. Seluruhnya dinyatakan negatif. Selanjutnya mereka difasilitasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) agar bisa pulang ke rumah dengan selamat.
"Kita fasilitasi perjalanannya kembali ,dan mengingatkan agar selalu membawa surat administrasi yang sudah ditentukan dalam aturan," jelas Fahri.
Diketahui, Operasi Ketupat Jaya 2021 dimulai pada 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB, dan berakhir pada 17 Mei 2021. Petugas akan melakukan penyekatan kepada warga yang hendak mudik. Pemudik yang terjaring operasi langsung diminta putar balik, kembali ke lokasi asal.
"Seluruh titik yang sudah kita persiapkan baik 17 titik check point maupun 14 titik penyekatan akan beroperasional mulai nanti malam pukul 24.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/5).
Sambodo menuturkan, di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sebanyak 1.313 personel dikerahkan melalukan penyekatan. Semua kendaraan yang melintas akan diperiksa satu per satu. Bagi yang terindikasi akan mudik, langsung diputar balikan.
Perjalanan hanya boleh dilakukan oleh kendaraan angkutan barang atau logistik, kemdaraan dinas, warga yang hendak mengunjungi orang meninggal dunia atau sakit, dan ibu hamil yang akan bersalin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
