Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Mei 2021 | 20.07 WIB

Bukan Pemudik, 10 Buruh di Truk Pengangkut Motor Ternyata Pulang Kerja

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengungkap fakta baru terkait ditemukannya pemudik bersembunyi di truk pengangkut motor. Truk ini sebelumnya terjaring razia di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, dengan 10 penumpang.

Fahri mengatakan, 10 orang yang diamankan sudah dilakukan pemeriksaan. Hasilnya mereka dipastikan bukan pemudik, melainkan buruh yang pulang bekerja.

"Hasil interograsi mereka bukan pemudik, namun buruh dari AHM yang setiap minggu pulang pergi," kata Fahri saat dihubungi, Sabtu (8/5).

Kendati demikian, saat terjaring operasi petugas, para buruh ini berada di sela-sela motor baru yang diangkut truk. Sehingga sempat dicurigai pemudik. Dari tangan mereka, petugas juga menemukan surat-surat sebagai syarat perjalanan untuk bekerja.

Sebagai sanksinya, sopir truk dikenakan sanksi tilang. Namun, kendaraannya tidak disita, hanya STNK kendaraan yang dijadikan jaminan hingga denda tilang dibayarkan.

Sementara itu, 10 buruh ini dilakukan tes swab antigen. Seluruhnya dinyatakan negatif. Selanjutnya mereka difasilitasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) agar bisa pulang ke rumah dengan selamat.

"Kita fasilitasi perjalanannya kembali ,dan mengingatkan agar selalu membawa surat administrasi yang sudah ditentukan dalam aturan," jelas Fahri.

Diketahui, Operasi Ketupat Jaya 2021 dimulai pada 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB, dan berakhir pada 17 Mei 2021. Petugas akan melakukan penyekatan kepada warga yang hendak mudik. Pemudik yang terjaring operasi langsung diminta putar balik, kembali ke lokasi asal.

"Seluruh titik yang sudah kita persiapkan baik 17 titik check point maupun 14 titik penyekatan akan beroperasional mulai nanti malam pukul 24.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/5).

Sambodo menuturkan, di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sebanyak 1.313 personel dikerahkan melalukan penyekatan. Semua kendaraan yang melintas akan diperiksa satu per satu. Bagi yang terindikasi akan mudik, langsung diputar balikan.

Perjalanan hanya boleh dilakukan oleh kendaraan angkutan barang atau logistik, kemdaraan dinas, warga yang hendak mengunjungi orang meninggal dunia atau sakit, dan ibu hamil yang akan bersalin.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore