
KONDISI DARURAT: Hingga kemarin (18/1) sejumlah korban gempat dirawat di halaman Rumah Sakit Regional Sulawesi Barat, Mamuju. (IDHAM AMA/FAJAR)
Photo
DAMPAK BANJIR: Presiden Joko Widodo meninjau Jembatan Banua Anyar di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, yang rusak diterjang banjir kemarin (18/1). (SETPRES)
Saat tiba di lokasi, Jokowi mengungkapkan, selain arus lalu lintas terganggu, putusnya Jembatan Mataraman menimbulkan kendala pengiriman bantuan. Dia mengatakan sudah menginstruksi menteri PUPR untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung. Termasuk Jembatan Mataraman. Perbaikan itu ditargetkan tuntas dalam tiga atau empat hari. ’’Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur. Ada beberapa jembatan yang runtuh. Seperti kita lihat di belakang ini (Jembatan Mataraman, Red),’’ katanya.
Jokowi menambahkan, bencana banjir yang terjadi di Kalsel kali ini terbesar sepanjang sejarah. Penyebab utamanya, menurut Jokowi, adalah curah hujan yang tinggi serta fenomena La Nina.
BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mencatat, ada 256.516 jiwa yang terdampak di 11 kabupaten/kota. Kabupaten Banjar menjadi wilayah yang paling parah terdampak dengan total 17.996 KK dan 72.994 jiwa. Disusul Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 16.100 KK, 64.400 jiwa; Kabupaten Barito Kuala 13.568 KK, 28.400 jiwa; dan Kabupaten Tanah Laut 8.870 KK, 27.815 jiwa.
Baca juga: Tinjau Kalimantan Selatan, Presiden Serahkan Bantuan ke Korban Banjir
Berikutnya, Kabupaten Balangan dengan 5.699 KK, 17.501 jiwa; Kota Banjarmasin 5.608 KK, 17.009 jiwa; Kabupaten Hulu Sungai Selatan 3.138 KK, 6.690 jiwa; Kota Banjarbaru 2.594 KK, 8.671 jiwa; Kabupaten Tapin 515 KK, 1.492 jiwa; Kabupaten Hulu Sungai Utara 299 KK, 774 jiwa; dan Kabupaten Tabalong 253 KK, 770 jiwa. Hingga kemarin, 15 korban dilaporkan meninggal dunia.
Sementara itu, BNPB menyerahkan bantuan berupa dana siap pakai (DSP) senilai Rp 3,5 miliar untuk penanganan banjir di Kalsel. Bantuan tersebut diberikan untuk lima kabupaten yang terdampak banjir paling parah. Yakni, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.
Baca juga: 200 Rumah Terendam Banjir di Desa Pengaron Banjar Kalsel
Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, pemerintah akan memberi bantuan kepada para korban bencana. ’’Kami sesuai arahan dari Bapak Presiden akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kerusakan rumah, baik itu rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan,’’ katanya.
Gempa Sulawesi Barat
Memasuki hari keempat, tim SAR masih berupaya mencari korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Pantauan Radar Sulteng di RS Mitra Manakarra, Mamuju, pencarian korban melibatkan anjing-anjing unit K-9 Polri. Namun, setelah seharian membersihkan puing, tim SAR memutuskan untuk menghentikan proses evakuasi di RS Mitra Manakarra. Sebab, tidak ada tanda-tanda korban.
’’Dihentikan sementara, menunggu perkembangan lebih lanjut,’’ kata Kepala Basarnas Mamuju Saidar Rahmajaya kemarin (18/1).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/k0dXtRnmlZs
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A: 6 Kekalahan Beruntun Jadi Ancaman Serius Tim Tamu
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea: Joao Pedro Absen, Siap Andalkan Danny Welbeck
Tatap dan Peluk Dwi Bagus, Tangis Istri Sah Pecah saat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Rumahnya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022