
Petugas bandara menurunkan vaksin Pfizer yang dikemas dalam kontainer pada agenda kedatangan tahap ke-63 di Jakarta, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/HO-Ryadhy/InfoPublik/Kominfo).
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan menggratiskan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia. Hal itu dia tetapkan setelah mendapatkan masukan dari berbagai pihak.
Mengenai hal itu, apresiasi pun datang dari sektor pendidikan, di mana Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menyambut baik penggratisan vaksinasi tersebut, termasuk kepada para guru.
’’Kami sangat apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah menggratiskan vaksin ini dan yang kedua mau menjadi orang pertama yang diberikan vaksin. Kami dari organisasi Perhimpunan Guru memberikan apresiasi kepada pemerintah,’’ jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (18/12).
Akan tetapi, dia mengkhawatirkan ada oknum tidak bertanggungjawab malah mengkormesialisasikan vaksin Covid-19. Mengenai hal ini, dia meminta agar pihak berwajib mengawasi distribusi vaksin.
’’Mestinya pemerintah daerah termasuk pihak kepolisian melakukan pengawasan ini jika ada potensi permainan harga, ketika pemerintah pusat dalam hal ini presiden sudah memutuskan ini gratis bagi seluruh Indonesia, kan gratis. Jika ada permainan harga, jika ada yang mengkomersialisasikan vaksin, ini patut ditindak,’’ terangnya.
Kepada para guru, ia juga berpesan untuk juga menjadi mata dan telinga pemerintah dalam proses vaksinasi masyarakat. Sebab, memanfaatkan kondisi seperti ini untuk mengeruk keuntungan pribadi adalah haram.
’’Kami meminta juga kepada kawan-kawan guru misalnya, jikalau ada di daerah nanti bulan Januari atau Februari oknum-oknum pihak tertentu yang mengkomersialisasikan vaksin kepada guru misalnya, dengan harga tertentu guru tersebut wajib melaporkan kepada pihak yang berwenang seperti kepolisian,’’ tegasnya.
Satriwan juga meminta agar guru menolak apabila diminta membayar vaksin. ’’Wajib menolak karena pemerintah sudah menjamin sebenarnya itu gratis,’’ tutur dia. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=LR4EbAcNMO4

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
