
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yakin memanasnya Natuna tak akan mengganggu investasi dari Tiongkok. (Antara Photo).
JawaPos.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, dirinya menduga ada pihak yang memiliki kepentingan tertentu dengan cara memperkeruh keadaan dengan memutarbalikkan fakta mengenai Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).
“Dalam beberapa hari ini rasa-rasanya ini kita sudah mulai masuk pada suatu pola, di mana ada terkesan sekelompok tertentu yang ingin menggiring fakta menjadi sesuatu yang bukan fakta dengan kepentingan kelompoknya masing-masing," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/10).
Bahlil menyatakan, dirinya tidak menyalahkan masyarakat yang mengkritisi kebijakan tersebut. Namun, kritik yang disampaikan harus berupa solusi atau masukan untuk pemerintah.
Baca juga: Bahlil: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Karpet Merah untuk Semua Investor
"Mengkritisi pemerintah hak yang dijamin oleh undang-undang selama masukan atau kritik itu konstruktif, kemudian objektif, dan mempunyai data," sebutnya.
Bahlil menuturkan, UU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi jalan keluar untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia, yang belum mendapat pekerjaan. Sebab, Indonesia akan memiliki bonus demografi yang besar pada 2035 mendatang.
Dengan jumlah penduduk usia kerja lebih besar daripada yang bukan usia kerja. Tentunya harus tersedia lapangan pekerjaan yang cukup.
"Bayangkan kalau tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk adik-adik kita, kita akan menjadi generasi yang akan menyesal di kemudian hari," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JWeIOXugyXk&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
