
Ilustrasi Uang Elektronik
JawaPos.com - Adanya Covid-19 membuat pemerintah mensiasatinya dengan kebijakan new normal agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan pendekatan kesehatan. Bahkan, masyarakat pun saat ini telah sadar dan menerapkan new normal, seperti mengurangi penggunaan uang kertas.
"Ada kecenderungan masyarakat kita setelah pandemi Korona ini akan lebih banyak menggunakan uang elektronik, uang yang digital," Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah dalam diskusi online, Rabu (10/6).
Halim pun juga mengakui bahwa telah melihat masyarakat yang saat ini lebih memanfaatkan teknologi untuk beradaptasi di tengah pandemi.
"Kita mungkin sudah tidak lagi bisa menggunakan langkah-langkah yang biasa, masyarakat sendiri mungkin saja sekarang sudah menyadari untuk menggunakan mobile banking, tidak perlu menggunakan uang kertas bahkan tidak perlu ke ATM, jadi ini berubah," jelasnya.
Dia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sebuah tantangan. Sebab, uang digital kebanyakan tidak dikeluarkan oleh bank dan tidak dijamin.
"Nah sekarang tentu menjadi tantangan bagi LPS bagaimana secepat mungkin membuat suatu kajian dan aturan agar masyarakat melakukan kegiatan usahanya tetap tenang, tetap aman dan sektor keuangan kita tetap stabil," terang dia.
Ia pun memprediksikan akan adanya transformasi pemakaian uang pascapandemi usai. Di mana uang digital lebih diminati dibandingkan uang kertas. Maka dari itu, pihaknya berencana untuk membuat regulasi penjaminan uang digital tersebut.
"Ini yang barangkali akan terjadi, pasti akan terjadi perubahan besar dan teknologi digital dan model yang sekarang sedang dipikirkan," ujarnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=x42beyGUMh8
https://www.youtube.com/watch?v=ubXCKYerBGU
https://www.youtube.com/watch?v=ybW0uV38xsg

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
