
Ilustrasi mata uang Rupiah. Kemenkeu menyiapkan RUU tentang redenominasi uang Rupiah yang ditargetkan rampung pada 2027. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Likuiditas perekonomian nasional terus menunjukkan penguatan. Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Oktober 2025. Posisi M2 pada periode tersebut mencapai Rp 9.783,1 triliun atau tumbuh 7,7 persen secara tahunan (YoY), sedikit melambat dibandingkan September 2025 yang tumbuh 8,0 persen (YoY).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, pertumbuhan M2 terutama didorong oleh peningkatan uang beredar sempit (M1) yang tumbuh 11,0 persen (YoY). Sementara itu, uang kuasi mencatat pertumbuhan 5,5 persen (YoY).
"Perkembangan M2 pada Oktober 2025 dipengaruhi oleh aktiva luar negeri bersih, penyaluran kredit, dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus)," kata Denny di Jakarta, Jumat (21/11).
Aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 10,4 persen (YoY) pada Oktober 2025. Ini melambat dibandingkan 12,6 persen (YoY) pada September, namun tetap menunjukkan aliran devisa yang kuat dari perdagangan internasional dan investasi asing. Dari sisi pembiayaan perbankan, penyaluran kredit pada Oktober 2025 tercatat tumbuh 6,9 persen (YoY), sedikit lebih rendah dibandingkan 7,2 persen (YoY) pada bulan sebelumnya.
Perlambatan tipis ini dinilai masih dalam rentang wajar di tengah normalisasi ekonomi dan dinamika suku bunga global. Sejalan dengan itu, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh 5,4 persen (YoY), setelah sebelumnya naik 6,5 persen (YoY) pada September.
BI menjelaskan bahwa data penyaluran kredit hanya mencakup pinjaman (loans) dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (banker's acceptances) maupun transaksi repo.
"Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor bank umum yang berkedudukan di luar negeri, dan kredit yang disalurkan kepada pemerintah pusat dan bukan penduduk," imbuhnya.
Pekembangan Uang Beredar (M2) 2025
1. Januari, Posisi M2 Rp 9.232,8 Triliun, Pertumbuhan 5,9 persen (YoY)
2. Februari, Posisi M2 Rp 9.239,9 Triliun, Pertumbuhan 5,7 persen (YoY)
3. Maret, Posisi M2 Rp 9.436,4 Triliun, Pertumbuhan 6,1 persen (YoY)
4. April, Posisi M2 Rp 9.390,0 Triliun, Pertumbuhan 5,2 persen (YoY)
5. Mei, Posisi M2 Rp 9.406,6 Triliun, Pertumbuhan 4,9 persen (YoY)
6. Juni, Posisi M2 Rp 9.597,7 Triliun, Pertumbuhan 6,5 persen (YoY)
7. Juli, Posisi M2 Rp 9.569,7 Triliun, Pertumbuhan 6,5 persen (YoY)
8. Agustus, Posisi M2 Rp 9.657,1 Triliun, Pertumbuhan 7,6 persen (YoY)
9. September, Posisi M2 Rp 9.771,3 Triliun, Pertumbuhan 8 persen (YoY)
Sumber : Bak Indonesia

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
