Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Maret 2020 | 22.01 WIB

RS Darurat di Pulau Galang dan RS TNI-Polri Siap Tangani Pasien Korona

Rumah Sakit Lapangan untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19 yang berdiri di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (8/3/20). Seluruh peralatan medis merupakan buatan lokal yang terdiri dar 10 tenda obsevasi dengan fasilitas diantaranya ventilator. FOTO : FEDRI - Image

Rumah Sakit Lapangan untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19 yang berdiri di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (8/3/20). Seluruh peralatan medis merupakan buatan lokal yang terdiri dar 10 tenda obsevasi dengan fasilitas diantaranya ventilator. FOTO : FEDRI

JawaPos.com - Proses pembangunan Rumah Sakit Darurat untuk penanganan pasien terinfeksi virus korona atau Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau sudah mencapai 80 persen. Lokasi observasi dan isolasi di Pulau Galang merupakan bekas RS Vietnam, Sijantung, Galang.

"Kita merehab Rumah Sakit Vietnam dulu, sekarang sudah sampai 80 persen. Kemudian membangun sedikit untuk observasi dan isolasi," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3).

Basuki menyampaikan, tahap pertama akan selesai pada Sabtu, 28 Maret 2020. Menurutnya, RS Darurat itu bakal siap menangani 400 pasien observasi dan 50 pasien isolasi.

"Listrik sudah masuk, air sudah masuk, ITA sudah 100 persen, Insya Allah 28 (Maret 2020) ditinjau Bapak Presiden (Joko Widodo) sudah siap. Jadi ada dua hal itu. Jadi masyarakat tak perlu khawatir kita sudah siap dan melayani dan antisipasi virus," ujar Basuki.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan TNI turut menyiapkan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

"Jadi kami silahkan, ada yang merasa sakit dan memang terpapar menggunakan rumah sakit milik TNI/Polri, RS milik BUMN, termasuk rumah sakit pemerintah daerah di luar rumah sakit yang ada di Pulau Galang dan yang dibangun di rumah sakit tersebut," ucap Hadi.

Senada juga disampaikan Kabarharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Menurutnya, Polri telah menyediakan 2000 kamar bagi para pasien korona. Hal ini tersebar di Jakarta dan tersebar di Tanah Air.

"Sebagaimana perintah bapak Kapolri di Jakarta di RS Brimob sudah ada 200 kamar. Sudah siap dengan fasilitas respirator dan sebagainya. Kemudian 50 (kamar) di rumah sakit Kramatjati," jelas Agus.

Menurutnya, Polri turut menyiapkan 52 rumah sakit untuk bisa menampung pasien terinfeksi virus korona. "Ada 52 rumah sakit yang sudah disiapkan di seluruh jajaran kepolisian. Ada klasifikasi I, II, III untuk melayani masyarakat sekitar ada 2000 kamar," tukas Agus.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=sxK_VBoQ6XI

https://www.youtube.com/watch?v=ZjFWrocgVmE

https://www.youtube.com/watch?v=mOcNKOx1-QQ

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore