
Photo
JawaPos.com - Sekitar empat bulan terakhir wilayah Kepulauan Riau (Kepri) tak diguyur hujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Hang Nadim Batam pun memprediksi musim hujan akan segera datang.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas 1 Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi menjelaskan, awal musim hujan di wilayah Kepri diperkirakan berlangsung sejak April. Sementara puncak musim hujan berada di bulan Juni mendatang.
Untuk kondisi cuaca pada Sabtu (20/4) hari ini sendiri, BMKG memperkirakan beberapa wilayah Kepri akan turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang dan petir. Kondisi ini disebabkan oleh adanya pola angin konvergensi (pertemuan angin) mengakibatkan menumpuknya masa udara.
"Pola konvergensi ini berpengaruh pada terjadinya penumpukan awan di wilayah Kepri, sehingga berpotensi terjadi hujan angin dan disertai petir," kata Nizam pada Sabtu (20/4).
Beberapa daerah di Kepri yang diperkirakan akan diguyur hujan sejak pagi hingga siang, diantaranya Kota Batam dan Tanjungpinang, Kabupaten Bintang, Karimun, serta Lingga.
Untuk Batam sendiri, hujan sudah mengguyur daerah di Kecamatan Batu Ampar sekitarnya sejak sekitar pukul 08.40 WIB. Hujan dengan intensitas sedang ini berlangsung cukup lama, dan masih berlangsung sampai sekitar pukul 09.38 WIB.
Meskipun demikian, Nizam menjelaskan bahwa kondisi ini masih kondusif untuk aktivitas transportasi udara, darat, dan laut. Hanya saja memang harus berhati-hati dengan perubahan cuaca yang bisa menjadi lebih ekstrem ketika terjadi hujan disertai angin.
Sementara untuk kondisi perairan sendiri, Nizam menjelaskan bahwa seluruh perairan di Kepri berada di kondisi normal. Dengan indikator ketinggian gelombang berada di bawah satu meter.
Termasuk di dua Kabupaten terluar Kepri, Kabupaten Natuna dan Anambas. Tinggi gelombang di dua kabupaten ini, hanya berada di angka 0,8 mater sementara di lima kabupaten kota lain, lebih rendah lagi di angka 0,6 meter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
