
Agnez Mo di AMA 2019. (Pop Sugar)
JawaPos.com - Kegaduhan terkait pernyataan Agnez Mo bahwa dia tidak berdarah Indonesia dinilai pengamat politik Edison Lapalelo berlebihan. Bahkan peneliti Parameter Research Consultant itu sudah dipolitisasi.
Seperti diketahui pernyatan Agnez Mo bahwa dirinya tidak memiliki darah Indonesia saat diwawancara oleh Kevin Kenry menuai kontroversi. Dalam keterangannya, Agnez menyampaikan dirinya berdarah Jepang, Jerman, dan Tiongkok. Namun dalam kesempatan yang sama Agnez menegaskan dirinya adalah orang Indonesia dan sebagai kelompok minoritas diterima sangat baik di Indonesia.
Lebih lanjut Edison mengatakan pernyataan Agnez sejatinya biasa saja. Tetapi memang dari pernyataan Agnez itu rawan memicu berbagai tanggapan. Sejumlah anggota DPR bahkan meragukan nasionalisme Agnes. Sampai kemudian Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta polemik ini diakhiri. Tidak perlu terus digoreng atau dibesar-besarkan.
Edison menyampaikan dirinya tidak meragukan nasionalisme Agnes. Bahkan dia meyakini bahwa Agnes, sesuai dengan Undang-undang Kewarganegaraan, memiliki KTP Indonesia. Kasus ini sama seperti cerita Carlos. M. Baron mantan pemain sepakbola di klub Real Betis yang berkewarganegaraan Indonesia serta mencalonkan sebagai Bupati Samosir.
Dia menjelaskan polemik Agnes menunjukkan bahwa adanya sensivitas nasionalisme kebangsaan saat ini. "Saya berasumsi bahwa nasionalisme kita sudah ada pada ambang mengkhawatirkan," jelasnya di Jakarta Rabu (28/11). Nasionalisme saat ini bisa jadi akan dieksploitasi oleh berbagai kepentingan. Termasuk kepentingan politik praktis.
Menurut dia lebih baik bangsa Indonesia lebih memperhatikan perilaku yang berdampak baik pada nasionalisme. Bukan sekadar pernyataan yang bisa menimbulkan penafsiran bebas. Padahal pernyataan itu diniatkan untuk kebaikan dan kejayaan kebangsaan Indonesia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
