
Korban Penyerangan Air Keras yang merupakan Penyidik KPK Novel Baswedan (kanan), didampingi Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo (kiri), menyampaikan tanggapan atas hasil Investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF), saat ditanya wartawan di Gedung KPK
JawaPos.com - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menagih janji Presiden Joko Widodo yang kembali membentuk tim pencari fakta dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK, Novel Naswedan. Sebab hingga kini belum juga terungkap siapa pelaku penyerangan terhadap Novel.
Ketua WP KPK, Yudi Purnomo menyebut bahwa Jokowi yang kembali membentuk tim dari Polri pada 19 Juli 2019 diberikan waktu tiga bulan agar dapat mengungkap pelaku penyiraman Novel. Dia pun berharap, Jokowi dapat segera mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel.
"Wadah Pegawai KPK berharap bahwa perintah Pak Presiden Jokowi pada tanggal 19 Juli 2019 kepada Tim yang dibentuk Kepolisian agar pelaku penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK diungkap dalam waktu 3 bulan," kata Yudi saat dikonfirmasi, Jumat (11/10).
Yudi mengharapkan, sebelum pelantikan Presiden Jokowi pada periode kedua pada 19 Oktober 2019 nanti dapat membongkar pelaku penyerangan Novel. Karena tepat tiga bulan Jokowi meminta kasus Novel dapat disampaikan ke publik. Seperti apa yang diinginkan Jokowi dalam pembentukan tim dari Polri tersebut.
"Tanggal 19 Oktober 2019. Pekan depan bisa terwujud karena Rakyat Indonesia tentu ingin mengetahui siapa pelaku penyiraman air keras, sehingga membuat mata Novel Baswedan hampir buta," tukas Yudi.
Untuk diketahui, Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun hingga kini polisi belum bisa mengungkap pelaku yang telah merusak mata kiri Novel akibat tersiram air keras.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
