
Ustad Abdul Somad saat mengisi ceramah acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Yayasan Annajah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (28/12). - (Dery Ridwansah/JawaPos.com
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang Ustad Abdul Somad (UAS) untuk membicarakan persoalan tuduhan penistaan agama yang tengah ramai diarahkan kepadanya. Tuduhan itu bermula saat Somad memberikan ceramah di depan jamaah dan menyebut salib ada jin kafirnya.
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidowi mengatakan, pertemuan ini untuk bertabayyun atau mengklarifikasi permasalahan yang sesungguhnya terjadi. MUI tidak ingin situasi terus memanas. "Rapat pimpinan MUI memanggil UAS itu untuk bagaimana jangan persoalan ini eskalasinya makin melebar. Sehingga merusak terhadap persatuan dan kesatuan," ujar Masduki di kantor MUI Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).
Selain itu, Masduki tak sepakat kasus ini dibawa ke ranah pidana. Karena justru bisa memantik kondisi semakin memanas. Buktinya, saat ini sudah ada pihak yang balik melaporkan pelapor kasus Somad. Di sisi lain, Masduki berpesan kepada seluruh pihak agar tetap menjaga tutur katanya. Jangan sampai pernyataan yang keluar justru memancing terjadinya konflik.
"Kami mewakili umat tentu saja harus berhati-hati terkait dengan pembicaraan, berpidato ataupun yang lain. Saya kira ini semuanya bagi peringatan kami bersama-sama. Ambil hikmahnya," jelasnya.
Klarifikasi Video
Dalam kesempatan ini Somad juga menjelaskan dari isi ceramahnya tersebut. Menurut dia membahas salib saat itu bukan tema kajian rutin subuh di Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Riau, melainkan terjadi saat sesi tanya jawab. "Ketika itulah ada masyarakat yang bertanya lalu saya menjawab, maka video itu adalah menjawab pertanyaan," kata Somad.
Selain itu, materi yang disampaikan tersebut disiarkan hanya di tengah komunitas tertentu dan di area tertutup. "Bukan tablig akbar di tanah lapang, stadion sepak bola, bukan di waktu ramai sampai seratus ribu orang, tapi pengajian," imbuhnya.
Ustad lulusan Kairo, Mesir itu menyebut kajiannya sebatas menjelaskan aqidah umat islam. Bahwa memang di ajaran Islam apabila di dalam sebuah rumah ada patung, malaikat enggan masuk. Sebab, di dalam islam patung adalah salah satu tempat tinggal jin.
"Oleh sebab itu penjelasan itu saya jelaskan untuk menjaga aqidah umat islam, saya tidak sedang kapasitas perbandingan agama, atau berdebat, atau berdialog, tapi menjelaskan aqidah umat islam," tukas Somad.
Terakhir, Somad memastikan ceramahnya itu bukan baru terjadi baru-baru ini. Melainkan 3 tahun lalu. Saat ini, dia juga sudah tak lagi memiliki jadwal kajian subuh di Masjid Agung An Nur.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
