
Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021). KPK menetapkan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Pengacara Maskur Husain sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan
JawaPos.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri buka suara terkait baliho pemberantasan korupsi yang bertuliskan 'Siapa Saja yang Korupsi Kita Tangkap' dengan diselipkan foto dirinya. Firli mengklaim, tidak tahu soal terpasangnya baliho di suatu tempat tersebut.
Mantan Deputi Penindakan KPK itu justru menyampaikan ucapan terima kasih atas terpasangnya baliho pemberantasan korupsi yang diselipkan foto dirinya. Dia mengklaim tidak tahu adanya baliho tersebut.
"Terima kasih kirimannya sahabat, terus terang saya tidak tahu siapa dan dimana itu semua dipasang," kata Firli dalam akun media sosial Twitter pribadinya, Sabtu (19/2).
Firli meyakini, terpasangnya baliho itu merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap kinerja KPK. Dia menegaskan, KPK yang dipimpinnya merupakan lembaga independen.
"Masyarakat yang banyak aspirasinya, jika itu dimaksudkan untuk mendukung kerja KPK saya mengucapkan terima kasih. KPK adalah penegak hukum yang independen. Salam Antikorupsi!" tegas Firli.
Sebagaimana diketahui, baliho kampanye pemberantasan korupsi yang terdapat foto Ketua KPK Firli Bahuri ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. Foto baliho itu diunggah oleh akun @bukan_rastaman. Dalam unggahannya, dia turut menuliskan pernyataan, yang mempertanyakan kinerja KPK dipimpin Firli Bahuri.
"Gak heran, baru tahu juga pasang ginian. KPK di rezim orang baik," tulis akun @bukan_rastaman.
Hal ini sempat menuai kritik dari mantan staf humas KPK Ita Khoiriyah. Menurutnya, selama bertugas sebagai humas di KPK terdapat aturan tertulis bahwa kampanye pemberantasan korupsi tidak boleh menggunakan foto pejabat maupun pimpinan di KPK. Menurutnya, kampanye tersebut hanya murni menyampaikan pesan antikorupsi.
"Waktu masih di Humas, semacam ada kesepakatan tak tertulis. Kalau mau bikin promo kampanye, baliho, atau peransos, hindari penggunaan foto pejabat/pimpinan. Murni pesan antikorupsi," kata Ita dalam cuitan pada akun media sosial Twitter miliknya, Jumat (18/2).
Ita salah satu pegawai KPK yang tidak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) ini menyesalkan adanya baliho dibubuhkan foto Firli Bahuri. Dia lantas mempertanyakan, mengapa hanya foto Firli Bahuri, tidak keseluruhan lima pimpinan KPK.
"Sekarang, nampang dimana-mana. Foto pimpinan cuma 1, pimpinan 4 lainnya kemana ya?" cetus Ita menandaskan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
