
Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, saat memimpin sidang isbat di Kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (11/8)
JawaPos.com - Dalam beberapa tahun terakhir, di Indonesia untuk penetapan 1 Ramadan, 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri, maupun 10 Zulhijah atau hari raya Idul Adha hampir dilaksanakan bersamaan alias tidak ada perbedaan dari berbagai perhitungan ormas Islam. Namun situasi itu disebut terancam berubah pada 2021 sebab posisi bulan akan lebih rendah.
Adanya posisi hilal yang rendah tentu akan membuat penglihatan hilal terhambat. Ditambah lagi sistem hisab yang dimiliki oleh setiap ormas Islam berbeda-beda. Seperti Persatuan Islam (Persis) yang menetapkan hari raya jika posisi hilal di atas 4 derajat dari ufuk. Sementara itu pemerintah hanya menerapkan standar 2 derajat di atas ufuk. Dengan demikian, perbedaan inilah yang bisa membuat penetapan hari raya tidak serentak.
Direktur Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammadiyah Amin membenarkan jika pada 2021 bisa terjadi perbedaan hisab. Namun pemerintah menjamin akan segera menyelesaikan permasalahan ini dengan penyatuan kalender global. Sehingga perayaan hari raya semua ormas Islam di Indonesia berlangsung bersamaan.
"Jadi segi perhitungan hisab aman sampai 2020, berpotensi berbeda di 2021, Menag sangat komitmen dalam penyatuan kalender global," ujar Amin di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8).
Komitmen pemerintah sendiri tercermin dari terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah gelaran fiqih falaq pada 2017. Dalam ajang itu, seluruh ulama dari penjuru dunia membahas terkait penyamaan kalender global dan sebagainya.
"(Komitmen pemerintah) terbukti pada 2017 lalu Indonesia menjadi tuan rumah fiqih falaq, dari hasil seminar itu diharapkan menjadi penyamaan kita termasuk kriteria, posisi, dan otoritas," sambung Amin.
Oleh sebab itu Amin berharap, permasalahan perbedaan hisab yang mungkin terjadi di 2021 dapat segera diselesaikan. Dengan demikian kebersamaan perayaan hari raya Islam dapat tetap terjaga.
"Mudah-mudahan sebelum 2021 sudah ada titik terang penyatuan kalender global," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
