Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Desember 2017 | 20.49 WIB

BMKG: Gempa Susulan Sampai Siang Ini Sudah 12 Kali

Petugas BPBD tengah meninjau kerusakan akibat gempa bumi tektonik 6,9 SR di wilayah Pulau Jawa bagian selatan Jumat (16/12). - Image

Petugas BPBD tengah meninjau kerusakan akibat gempa bumi tektonik 6,9 SR di wilayah Pulau Jawa bagian selatan Jumat (16/12).

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, sampai pada siang ini, Sabtu (16/12), tercatat sudah 12 kali gempa susulan yang terjadi di sekitar Tasikmalaya, Jawa Barat. Walaupun, pada pukul 07.25 WIB diketahui ada deteksi gempa baru di Garut.


"Jadi sejauh ini tidak ada yang mengkhawatirkan. Kalau ditanya jumlah gempa susulan sampai siang ini termonitor oleh BMKG sekitar 12 gempa susulan di sekitar Tasikmalaya. masyarakat tidak perlu khawatir," terang Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko pada JawaPos.com, Sabtu (16/12).


Hary menjelaskan, tidak semua gempa yang datang setelah gempa utama merupakan gempa susulan. Seperti yang terjadi di Garut pagi ini pukul 07.25 WIB, dengan kekuatan 5,7 SR kedalaman 10 km. Menurut Harry, gempa yang terjadi di Garut tadi pagi, adalah gempa baru.


"Gempa Garut yang kekuatannya 5,7 SR kedalamannya 10 km lokasinya berbeda dengan lokasi yang tadi malam. Jadi itu konteksnya bukan gempa susulan, itu merupakan gempa baru yang muncul agak selatan karena jaraknya jauh dari pinggir pantai," jelasnya.


BMKG menginformasikan bahwa daerah rawan gempa masih di bagian Selatan Jawa Barat. Jadi, jika gempanya dekat dengan Jawa Barat, maka tingkat kerusakan yang lebih banyak ada pada wilayah Jawa Barat, terutama bagian Selatan. Untuk wilayah Jawa Tengah juga memungkinkan kerusakan, tetapi hanya pada wilayah Jawa Tengah bagian Selatan.


Terkait banyaknya gempa susulan, Hary mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari  BNPB, BPBD atau instansi yang berwenang dalam menangani kebencanaan.


Dalam menerima informasi, masyarakat harap untuk tidak terpancing dengan isu yang rentan hoaks mengenai info gempa bumi dan tsunami.


"Masyarakat diharapkan agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi yang pada umumnya (gempa susulannya) kekuatannya semakin kecil. Kalau nanti ada gempa yang lebih besar atau kecil yang mendekati angka tadi pagi. Dilihat lokasinya atau posisinya dulu, kalau beda lokasi itu bukan gempa susulan tetapi gempa baru."pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore