
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meninjau pembangunan fasilitas olah raga untuk Pesta Olahraga Nasional (PON) di Papua, September 2020. (MPR)
JawaPos.com - Kemenpora melalui Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, menyelenggarakan Kegiatan Diklat Teknologi Informasi Pemuda. Kegiatan itu diselenggarakan selama tiga hari (15-17/9) melalui zoom meeting.
Jumlah peserta yang mendaftar pada kegiatan ini sebanyak 974 orang yang terdiri dari unsur pelajar, mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia melalui zoom meeting sebanyak 500 orang dan sisanya sebanyak 474 orang mengikuti diklat melalui live youtube channel official PP-PON Kemenpora.
Dasar dari pelaksanaan kegiatan Diklat ini adalah UU nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Dimana PP-PON mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang kepemudaan dan keolahragaan secara nasional
Kegiatan itu sejalan dengan tiga tema yang diusung Menpora Zainudin Amali saat Hari Olahraga Nasional (Haornas). Yaitu, Sports Science, Sports Tourism dan Sports Industry. Ketiga tema yang diusung itu bisa lebih efektif jika pemanfaatan teknologi informasi semakin massif digunakan.
Deputi Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdullah, sekaligus menjadi keynote speech pada diklat menuturkan, teknologi informasi saat ini sudah berkembang dan melaju secara cepat dan canggih, ditandai dengan banyaknya kegiatan-kegiatan dalam bidang kehidupan masyarakat yang sudah oleh dimasuki kehadiran teknologi yang berbasis internet dan dunia maya.
Oleh sebab itu, dia menilai sangat penting mengikuti diklat teknologi informasi. Sebab, teknologi ini sangat penting untuk diketahui oleh anak-anak muda Indonesia. "Sehingga Indonesia ke depan bisa berperan lebih banyak dalam bidang teknologi informasi ini dan membuat kedaulatan bangsa ini bisa menjadi negara yang maju” ujarnya.
Kepala PP-PON, Tri Winarno menyatakan, kegiatan Diklat ini bisa berlangsung karena menjadi salah satu program prioritas Kemenpora pada tahun 2020 - 2024. Program prioritas Kemenpora itu adalah pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.
Kegiatan ersebut dikatakannya memiliki beberapa tujuan. Pertama bermaksud menyiapkan pemuda penggerak yang memiliki wawasan, pemahaman serta pengetahuan, sikap dan ketrampilan dibidang Teknologi Infomasi.
Kedua, sambungnya, untuk mewujudkan pemuda penggerak di bidang teknologi informasi yang berkarakter, berkapasitas, mandiri dan berdaya saing. "Terakhir, untuk meningkatkan jumlah pemuda penggerak yang memiliki kemampuan, kompetensi dan ketrampilan serta kualitas personal dibidang teknologi informasi” kata Tri.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu memberikan link survei kepada para peserta. Tujuannya, hasil survei itu akan menjadi feedback bagi panitia untuk melakukan Continuous Improvement untuk kegiatan diklat selanjutnya.
Pada kegiatan itu, beberapa narasumber yang berkompeten turut hadir. Diantaranya, Nusirwan (Kepala Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi dan Komunikasi, Kominfo RI), Dhinta Darmantoro (Senior Manager Infrastructure Technology Management, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.), Rudy M. Harahap (Kepala Pusat Informasi Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), Andiani Abimanyu, (Kepala LSP Univ Pancasila, Anggota Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) dan Agusleo Halim (Pendiri Semoot.com Aplikasi Kantor Virtual)
Ada pula Farid Subkhan (CEO Citiasia.Inc dan Dosen Manajemen Inovasi Perbanas Institute Jakarta), Tyovan Ari Widagdo (Founder Bahaso) dan Hengki Wahyudi (Founder MIP, Komunitas Passion dan IT).

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
