Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juni 2021 | 15.36 WIB

Klaster Arisan di Bekasi Sumbang 47 Kasus Positif, 1 Orang Meninggal

Warga melintas dengan latar belakang mural anjuran menggunakan masker di kawasan Cilangkap, Jakarta, Jumat (2/10/2020). Program gebrak masker diharapkan dapat memberi kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya memakai masker dan mengikuti anjuran protoko - Image

Warga melintas dengan latar belakang mural anjuran menggunakan masker di kawasan Cilangkap, Jakarta, Jumat (2/10/2020). Program gebrak masker diharapkan dapat memberi kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya memakai masker dan mengikuti anjuran protoko

JawaPos.com - Pemerintah Kota Bekasi menemukan klaster Covid-19 dari kegiatan arisan dan hajatan. Jumlahnya pun terbilang cukup banyak karena yang terpapar mencapai puluhan orang.

“Dari 47 positif, 40 isoman, 7 karantina di fasilitas kesehatan,” kata Camat Medan Satria, Lia Erliani saat dikonfimasi, Rabu (16/6).

Dari klaster ini, 1 perempuan lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal dengan status memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

“Betul warga terkonfirmasi positif (Covid-19) dan ada penyakit bawaan,” imbuh Lia.

Adapun penyakit bawaan korban yakni berupa sakit jantung, ginjal dan diabetes. Sedangkan para pasien Covid-19 masih dalam proses isolasi. "Yang lain allhamdullilah masa pemulihan,” jelas Lia.

Dengan tinggi kasus Covid-19 di Tama Harapan Baru Bekasi, lokasi tersebut telah menerapkan karantina lokal atau lockdown. Karantina sudah dilaksanakan sejak 10 Juni 2021 hingga 14 hari ke depan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore