
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito - (Dok Satgas Covid-19)
JawaPos.com - Satuan Tugas Covid-19 menyesalkan warga yang masih belum berkomitmen atau kompak dalam disiplin mematuhi protokol kesehatan. Padahal 3M yakni wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak adalah kunci utama dalam pengendalian kasus Covid-19.
Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan saat ini angka positivity rate Covid-19 di tingkat nasional mencapai 18,1 persen. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya yang hanya mencapai 13,81 persen.
"Angka ini sangat mengkhawatirkan dan harus menjadi perhatian kita semua, tingginya positivity rate mencerminkan masih banyaknya penularan yang terjadi di masyarakat," sebutnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/12).
Terkait dengan hal ini, dirinya meminta kepada masyarakat untuk secara serius dan disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M dan menjauhi kerumunan dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Dia juga meminta masyarakat jangan menghalangi petugas yang sudah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Jangan sedikit pun lengah, apabila kita lengah, maka secara langsung kita membuka kesempatan untuk tertular dan menulari oranag orang terdekat kita," kata Prof Wiku.
"Ingat, masyarakat harus mematuhi seluruh imbauan dan arahan aparat penegak hukum terkait protokol kesehatan. Saya juga ingatkan kepada masyarakat untuk tidak mengahalang-halangi petugas yang melakukan penegakan disiplin terkait protokol kesehatan," tambahnya.
Prof Wiku meminta masyarakat bersikap kooperatif dan tidak menghalangi upaya penegakan disiplin. Sebab ancamannya bisa dipidana sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Bagi pemerintah dan satgas daerah, terdapat tren kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang menurun, khususnya di kota besar dan daerah pendukung lainnya, seperti Jabodetabek. Terkait hal ini, saya meminta agar penegakan disiplin terkait protokol kesehatan segera dievaluasi secara menyeluruh," tuturnya.
Prof Wiku meminta agar dilakukan perbaikan untuk memastikan masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan. Dirinya mengingatkan Covid-19 dapat menyerang siapa pun dan menimbulkan korban tidak hanya mereka yang sakit, tapi juga mereka yang tidak dapat beraktivitas karena terdampak pandemi ini secara ekonomi.
"Oleh karena itu hanya satu kuncinya, patuhi protokol kesehatan. Dengan patuh terhadap protokol kesehatan, maka aktivitas masyarakat dappat dilakukan dengan aman tanpa memakan korban," jelasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tbBNiL4st4w

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
