Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Januari 2022 | 14.27 WIB

Waspadai Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Daerah

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Prisca Triferna/Antara - Image

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Prisca Triferna/Antara

JawaPos.com–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia pada Jumat (14/1).

Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku.

Selain itu, kondisi serupa juga dapat terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana hidrometeorologi pada 2022. ”Meski curah hujan tahun 2022 diprediksi sedikit lebih rendah dibandingkan 2021, pemerintah dan masyarakat harus tetap mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi,” ujar Dwikorita.

Dwikorita menjelaskan, daerah yang diprediksi terjadi curah hujan bulanan di atas normal, seperti Sumatera bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian timur dan utara, Jawa bagian barat, sebagian Sulawesi, Nusa Tenggara bagian timur, Maluku, dan Papua. Itu diprediksi terjadi pada Januari.

Selain itu, di sebagian Sumatera, sebagian Jawa, Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku bagian utara, dan Papua, diprakirakan terjadi pada Februari. Sedangkan Sumatera bagian utara, Jawa, Kalimantan bagian utara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan sebagian Papua, akan terjadi pada Maret.

”Dampak negatif dan positif yang disebabkan iklim harus tetap dipetakan. Kondisi curah hujan di atas normal dapat dimanfaatkan untuk kecukupan kebutuhan sumber daya air, sektor pertanian, dan sektor kehutanan,” ujar Dwikorita.

Terkait dampak negatif, Dwikorita meminta, pemerintah daerah dan masyarakat harus mewaspadai, mengantisipasi, dan melakukan aksi mitigasi guna menghindari dan risiko bencana hidrometeorologi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore