
Presiden Joko Widodo (Antara)
JawaPos.com - Pemerintah saat ini sedang mengembangkan vaksin anti-virus Korona atau Covid-19. Vaksin kembangkan BUMN PT Bio Farma itu diberi nama vaksin Merah Putih.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap vaksin ini bisa selesai pada pertengahan tahun 2021 mendatang. Sehingga nantinya bisa segera digunakan untuk menyembuhkan masyarakat.
"Kita harapkan vaksin Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan akan bisa selesai nanti di pertengahan tahun 2021," ujar Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Bandung, jawa Barat, Selasa (11/8).
Photo
"Saya kira kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya untuk melakukan vaksinisasi kepada seluruh rakyat Indonesia," katanya.
Jokowi percaya vaksin Merah Putih ini akan bisa ditemukan dan bisa menyembuhkan pasien positif Covid-19. "Kita optimistis. Nanti kita bisa segera lakukan vaksinisasi kepada seluruh rakyat," ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=6l3ne-DM0_s
https://www.youtube.com/watch?v=MlLlFBcsqBM
https://www.youtube.com/watch?v=NuSZjiXAg8U

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
