
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab (MRS) di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Sedikitnya enam orang tewas ditembak polisi karen
JawaPos.com - Polda Metro Jaya akan melakukan pengawalan terhadap aksi unjuk rasa yang akan digelar hari ini oleh para mahasiwa. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan arahan kepada para jajarannya, agar pengamanan aksi demonstrasi dilakukan secara humanis.
Fadil meminta, agar para personel memperlakukan peserta demo seperti anak dan adik sendiri. Para aparat harus membangun dan menjalin relasi yang baik kepada masyarakat sipil.
"Anggap saja mereka sebagai anak kita sendiri. Mahasiswa ini kita jaga seperti menjaga anak kita yang sedang bermain. Kita jaga dengan penuh kasih sayang," kata Fadil di kawasan Monas Jakarta, Senin (11/4).
Fadil meminta, dalam melakukan pengamanan demonstrasi harus mampu bersikap lembut tanpa menghilangkan ketegasan. Sehingga tercipta rasa saling menghargai terhadap satu sama lain. Apalagi, saat ini sedang memasuki bulan suci Ramadan.
“Tidak ada yang lebih kuat dari kelembutan dan tidak ada yang lebih lembut dari kekuatan yang tenang. Oleh sebab itu jadikan kelembutan dan kesabaran sebagai pondasi diri dalam menghadapi setiap tindakan di lapangan," ungkapnya.
Fadil melarang penggunaan senjata api dalam pengamanan demo haru ini. Sehingga, para personel juga dicek kelengkapannya dan dipastikan tidak membawa senjata api. “Saya minta ini dipedomani betul, tidak ada anggota yang membawa api beserta peluru tajam," imbuhnya.
Fadil menambahkan, seluruh anggotanya yang melakukan kegiatan pengamanan demo mahasiswa hari ini tidak mudah terprovokasi, serta dapat melaksanakan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab.
“Antisipasi sikap dan perilaku dari masing-masing anggota agar tidak dikesankan atau tidak melakukan perbuatan kekerasan fisik maupun kekerasan verbal," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
