
Petugas mengamati matahari terbenam menggunakan teleskop saat melakukan pemantauan hilal di Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Jakarta, Selasa (11/5/2021). Pemantauan hilal tersebut dilakukan untuk menentukan 1 Syawal 1442 H. Foto: Dery Ridwan
JawaPos.com–Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah jatuh pada 20 Juli. Ketetapan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas usai memimpin Sidang Isbat (penetapan) 1 Zulhijjah 1442 Hijriyah yang digelar Kementerian Agama, di Jakarta.
Menurut Yaqut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal.
”Sepakat 1 Zulhijjah 1442 Hijriyah ditetapkan jatuh pada hari Ahad (Minggu) tanggal 11 Juli 2021. Dengan begitu, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa tanggal 20 Juli 2021,” ujar Yaqut dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (10/7).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, dari semua tim pemantau melihat hilal, Rukyatul Hilal itu mengonfirmasi hasil hisab bahwa hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk.
”Bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia pada posisi di atas ufuk antara 2 derajat 21 menit, sampai dengan 4 derajat 14 menit,” terang Yaqut.
Yaqut menyampaikan selamat kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Adha 2021. Perayaan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
”Selamat menyambut Idul Adha, semoga kita semua diberikan kesehatan dan dalam bimbingan dan ridho dari Allah,” ungkap Yaqut.
Adapun pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2021 dilaksanakan pada saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
Hadir dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring tersebut sejumlah anggota DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan para duta besar negara sahabat, serta para pemimpin ormas Islam.
Kemudian para ahli ilmu falak atau astronomi dari UIN/IAIN, Ketua Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), perwakilan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), Boscha ITB (Institut Teknologi Bandung), serta BIG (Badan Informasi Geospasial) dari Planetarium Jakarta.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
