Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Maret 2021 | 01.40 WIB

Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah

Petugas medis menyiapkan vaksin untuk disuntikan ke Karyawan dan pemilik toko di Tangcity Mall  saat digelarnya Vaksinisasi gelombang II Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel Tangerang, pada Senin,(1/3/2 - Image

Petugas medis menyiapkan vaksin untuk disuntikan ke Karyawan dan pemilik toko di Tangcity Mall saat digelarnya Vaksinisasi gelombang II Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel Tangerang, pada Senin,(1/3/2

JawaPos.com - Masyarakat harus terus mewaspadai sebaran Covid-19 meski berdasarkan data Satgas ada penurunan kasus beberapa hari terakhir. Apalagi saat ini mutasi virus Corona B.1.1.7 yang pertama kali terdeteksi di Inggris sudah ditemukan di Indonesia.

Pakar kesehatan masyarakat dr Hermawan Saputra mengatakan, masyarakat mungkin tidak memahami perbedaan Covid-19 dengan mutasi virus Corona. Termasuk soal gejala dan risikonya seperti apa.

"Tetapi yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kualitas mulai dari kesadaran berperilaku. Sekarang terbuka sekali, seolah-olah sudah bebas,” kata dr Hermawan Saputra, Selasa (9/3).

Menurut Hermawan, saat ini masih ada keramaian. Karena itu masyarakat perlu terus diingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. “Pemerintah, semua orang, harus kembali mengingatkan bahwa kita ini belum melewati pandemi Covid-19,” tuturnya.

Dia juga meminta masyarakat tidak menganggap enteng Covid-19 karena ada vaksinasi. Taat protokol kesehatan tetap menjadi kunci menghindari Covid-19.

“Jadi harus dikembalikan kepada kedisiplinan yang memadai dari masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Hotma Sitompul Terima Uang Rp 3 Miliar dari Hasil Fee Pengadaan Bansos


 Lebih lanjut Hermawan juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai peningkatan sebaran virus saat libur panjang akhir pekan ini. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, libur panjang selalu berujung pada penambahan kasus cukup banyak.


“Libur panjang apapun bentuknya itu akan berkaitan dengan volume pariwisata, volume orang yang bergerak dari satu ke area lain. Setiap ada liburan akan ada volume pariwisata, pada akhirnya kasus naik. Mudah-mudahan semua bisa membatasi diri," ujarnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore