
Menteri Sosial Agus Gumiwang saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).
JawaPos.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang mendukung rencana pemulangan 67 persen anak yang tinggal di panti asuhan se-Indonesia. Pasalnya, setelah dilakukan pendataan, mereka ternyata memiliki orang tua dan keluarga.
“Kalau ada keluarganya haruslah (dipulangkan), pada dasarnya mereka harus hidup bersama-sama dengan keluarga,” ujar Agus saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).
Dia menerangkan, hal itu bukan berarti pihaknya tidak bertanggungjawab atas hak anak-anak panti. Namun, pengasuhan hanya ditujukan bagi mereka yang tidak memiliki keluarga dan juga berada dalam kemiskinan.
“Kalau mereka kita anggap secara data mereka tidak punya keluarga itu tanggungjawab kita, apalagi kalau mereka-mereka yang miskin,” terang dia.
Agus menyebut, pemulangan sudah menjadi hal yang wajar, lantaran pendataan selalu dilakukan secara berkala. “Itu satu hal yang biasa saja, ketika kita mengembalikan anak-anak itu kepada keluarganya,” tegasnya.
Sebelumnya, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Edi Suharto memastikan 67 persen anak panti asuhan memiliki keluarga. Ada yang benar-benar memiliki keluarga inti, yakni ayah dan ibu. Atau tinggal ada ibu atau ayahnya. Bisa juga dua orang tuanya masih ada, tetapi berpisah karena perceraian. Bahkan, bisa juga keluarga yang dimaksud adalah paman, bibi, kakek, atau nenek.
Edi mengungkapkan, saat ini jumlah anak yang tinggal di panti asuhan 500-600 ribu jiwa. Sementara itu, jumlah panti asuhan di seluruh Indonesia sekitar 7.000 unit. "Kemensos terus mengupayakan program pengasuhan alternatif," katanya, kemarin (5/11).
Yang dimaksud pengasuhan alternatif itu adalah mengembalikan anak-anak panti ke keluarganya. Petugas sosial dari Kemensos akan menelusuri keluarga untuk masing-masing anak penghuni panti asuhan.
Menurut dia, pengasuhan di keluarga tetap lebih baik daripada pengasuhan di panti. Dia menjelaskan, di panti 20 hingga 40 anak diasuh satu orang. Itu tidak ideal dalam pola pengasuhan anak. Secara internasional pun, sudah ada gerakan pengurangan pengasuhan anak di lembaga atau panti.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
