
Photo
JawaPos.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang sudah 44 tahun dikelola oleh Yayasan Harapan Kita milik keluarga mantan Presiden Soeharto atau biasa dikenal Cendana. Namun, sejak tahun ini akhirnya resmi diambil alih oleh pemerintah.
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Setya Utama membeberkan bahwa Yayasan Harapan Kita tidak pernah menyetor pendapatan TMII kepada kas negara.
"Benar (Yayasan Harapan Kita tak pernah menyetor ke kas negara-Red)," ujar Setya kepada wartawan, Kamis (8/4).
Karena tidak pernah menyetor ke kas negara, maka menjadi satu alasan pemerintah mengambil alih TMII tersebut. Sebab pemerintah ingin agar TMII tersebut memberikan kontribusi terhadap keuangan negara.
"Untuk optimalisasi aset, kontribusi ke negara salah satunya. Dan yang penting bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari segala kalangan," katanya.
Setya juga menuturkan, pihaknya telah memberikan pengarahan terlebih dahulu kepada pengelola TMII agar meningkatkan kualitas pelayanan. Sehingga ke depan pelayanan TMII menjadi bagus.
"Kita berikan arahan dulu, lakukan legal dan financial audit, pertimbangkan rekomendasi BPK dan pihak-pihak lainnya, dan putuskan harus diambil alih," ungkapnya.
Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang selama ini dikelola Yayasan Harapan Kita.
Yayasan ini dibentuk oleh Ibu Tien Soeharto. Pengambilalihan didasarkan oleh Perpres Nomor 19 Tahun 2021 Tentang TMII yang sudah diteken oleh Presiden Jokowi.
"Presiden telah menerbitkan Perpres 19 tahun 2021, tentang TMII. Yang intinya penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg dan ini berarti berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita," kata Mensesneg Pratikno.
Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19
Kemensetneg akan membentuk tim transisi untuk menangani proses transisi pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita kepada pemerintah.
Pratikno menjelaskan berdasarkan valuasi Kemensetneg dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) nilai TMII yang memiliki luas 146,7 hektare lebih sekitar Rp 20 triliun.
Lebih lanjut, Pratikno mengatakan, dengan pengelolaan yang kini di tangan pemerintah, diharapkan TMII dapat memberi manfaat optimal kepada masyarakat. Selain itu, diharapkan adanya kontribusi keuangan untuk negara.
Selain itu, pemerintah kemungkinan akan menggunakan sejumlah fasilitas di TMII sebagai pusat inovasi generasi muda.
"Jadi sentra untuk mendorong inovasi, kerja sama dari para kreator dan inovator muda Indonesia," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022