
BERSERAKAN: Warga mencari barang-barang berharga di antara puing bangunan dan kapal-kapal rusak di Pelabuhan Kupang, NTT, kemarin. (ARMIN SEPTIEXAN/AP PHOTO)
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Maklumat Pelayaran Nomor 44/PHBL/2021 tanggal 6 April perihal waspada bahaya cuaca ekstrem dalam tujuh hari ke depan.
”Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kapal, diinstruksikan kepada seluruh syahbandar agar meningkatkan pengawasan keselamatan dan memantau kondisi cuaca setiap hari. Serta menyebarluaskan hasil pemantauan kepada pengguna jasa,” ujar Direktur Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad kemarin.
Jika kondisi cuaca membahayakan keselamatan pelayaran, Ahmad meminta syahbandar tidak menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB). Kegiatan bongkar muat barang juga harus diawasi secara berkala agar tertib dan lancar. Para nakhoda juga memiliki kewajiban untuk memantau kondisi cuaca, baik sebelum maupun selama berlayar. Hal tersebut penting agar nakhoda dapat mengantisipasi, mencatat, dan melaporkannya kepada stasiun radio pantai alias SROP terdekat.
”Apabila saat berlayar terjadi cuaca buruk, kapal harus segera berlindung di tempat yang lebih aman dan segera melaporkannya kepada syahbandar dan SROP terdekat,” imbuhnya.
Baca juga: Siklon Tropis Seroja Kembali Menguat, Jawa-Bali Berpotensi Hujan Deras
Ahmad berharap tidak ada kejadian kecelakaan kapal yang disebabkan cuaca buruk dan gelombang tinggi. Namun, kapal patroli KPLP dan kapal navigasi tetap disiagakan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di laut.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/gMf33ffPBUw

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
