
Gate 13 dihias dengan atribut Suporter Arema. Rafika Yahya/JawaPos
JawaPos.com–Polisi menyebut ada 2 tempat kejadian perkara (TKP) dalam tragedi Kanjuruhan Malang. Kedua TKP itu menjadi fokus penyidikan polisi.
”TKP pertama di pasal 359 dan atau 360 itu di dalam (stadion),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Jumat (7/10).
Dia mengakui, ada polisi yang menembakkan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan. Saat itu, stadion sedang dipenuhi 42 ribu penonton.
”Memang anggota Polri melakukan tembakan gas air mata. Tujuannya untuk menghalau dan mengurai massa yang sudah anarkis,” ujar Dedi.
Dedi menyebut ada tindak perusakan dan pembakaran yang dilakukan suporter Arema. Tindakan itu dilakukan di dalam dan di luar Stadion Kanjuruhan.
”Ada perusakan dan pembakaran. Di luar pun ada kejadian. Saat pengaman evakuasi pemain Persebaya itu butuh waktu yang lama,” terang Dedi.
Pemain Persebaya, kata Dedi, sempat dihadang suporter Arema. ”Sehingga Aparat kepolisian juga tembak gas air mata agar tidak terjadi anarkisme yang masif. Jadi ada 2 TKP dan 2 kejadian yang masih diusut,” tegas Dedi.
Terkait tembakan gas air mata, menurut dia, memang mengeluarkan suara dan asap. ”Ada tembakan gas air mata. SOP gitu kalau ada pengendalian anarkisme,” ucap Dedi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
