
HANYA SIMULASI: Petugas kesehatan menyutikkan vaksin kepada relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis (6/8). (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)
JawaPos.com – Penelitian vaksin Covid-19 di dalam negeri terus digeber. Kemarin (6/8) BPOM dan tim peneliti vaksin Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran melakukan kickoff meeting dan simulasi uji klinis vaksin. Pertemuan membahas rencana pelaksanaan uji klinis tahap III terhadap salah satu kandidat vaksin Covid-19 produksi Sinovac.
Kepala BPOM Penny Lukito menuturkan, uji klinis merupakan tahapan penting dalam pengembangan vaksin. Tujuannya, mendapatkan data khasiat dan keamanan yang valid. Tidak hanya dari sisi pelaksanaan uji klinis, vaksin yang akan diuji juga harus diproduksi sesuai dengan standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB). Khusus untuk vaksin, dilakukan sertifikasi lot release oleh BPOM untuk menjaga keamanan dan mutu vaksin itu.
”Mengingat mendesaknya kebutuhan terhadap vaksin Covid-19, BPOM berkomitmen untuk melakukan pengawalan pemenuhan peraturan, standar, dan persyaratan di sepanjang siklus perjalanan vaksin,” jelas dia kemarin. Perjalanan vaksin yang dimaksud mulai tahap pengembangan formulasi sampai distribusi obat, termasuk tahapan uji klinis tahap III.
Penny mengimbau tim peneliti dan seluruh pihak yang terlibat senantiasa memenuhi semua ketentuan yang berlaku. ”Aspek kehati-hatian dan ketepatan dalam pelaksanaan prosedur uji klinis ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya. Masyarakat juga bisa memberikan dukungan. Salah satunya dengan menjadi relawan uji klinis.
Sementara itu, berdasar data World Health Organization (WHO) per 31 Juli 2020, terdapat 26 kandidat vaksin yang saat ini berada dalam tahap uji klinis. Lalu, 139 lainnya sedang dalam tahap uji praklinis. Uji tersebut dilakukan dengan berbagai platform dan dilakukan di berbagai negara. Itu menunjukkan bahwa seluruh dunia sedang bergerak dan berupaya bersama untuk mengatasi pandemi Covid-19.
Photo
ONLY FOR CLINICAL TRIAL: Petugas kesehatan menunjukkan contoh vaksin saat simulasi uji klinis kemarin. (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)
Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa semua negara saat ini berlomba untuk memproduksi vaksin Covid-19. Tidak terkecuali Indonesia. ”Kami sedang bekerja keras untuk mendapatkan vaksin dalam dosis besar,” jelas Wiku.
Saat ini tahap yang terjauh, yakni uji klinis tahap ketiga, ada tujuh kandidat vaksin. Yang pertama adalah vaksin Sinovac dari Wuhan Institute dan Sinopharm. Kemudian, Beijing Institute of Biological Product yang juga kelompok dari Sinopharm. ”Mereka memiliki dua kandidat vaksin,” jelas Wiku.
Kandidat lain adalah BioNtech dari Fosun Pharma dan Pfizer. Kemudian, dari University of Oxford yang bekerja sama dengan AstraZeneca, Moderna dengan NIAID, serta dari Universitas Melbourne dan Murdoch Children Institute Australia.
Saat ini kandidat-kandidat vaksin tersebut sedang diberikan ke ribuan orang untuk memastikan keamanannya. Juga, mendeteksi efek samping serta keefektifannya dalam melindungi tubuh dari virus Covid-19.
Sementara itu, terkait perkembangan kasus Covid-19, satgas mencatat penurunan persentase daerah dari kategori zona merah. Dari perbandingan minggu sebelumnya, kabupaten/kota dengan zona merah berkurang dari 44 ke 33 daerah. Risiko sedang naik dari 160 menjadi 194 daerah. Risiko rendah turun dari 178 menjadi 163 daerah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=EtDLsCfrnIk
https://www.youtube.com/watch?v=OydaFeAA6uw
https://www.youtube.com/watch?v=2DAP2Eyn4Sk

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
