
Kampus Unpad di Dipati Ukur Bandung. (Ricky Prayoga/Antara)
JawaPos.com – Program studi Kedokteran maupun Keperawatan ternyata tidak masuk daftar program studi dengan tingkat keketatan tertinggi di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Padjadjaran (Unpad). Dua prodi itu biasanya masuk dalam prodi terketat di Universitas Negeri.
Berdasarkan data resmi Unpad, posisi teratas justru ditempati Program Studi Bisnis Digital dengan tingkat keketatan hanya 1,86 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa persaingan masuk sejumlah program studi favorit di Unpad semakin ketat, terutama pada bidang bisnis, teknologi, komunikasi, hingga ilmu sosial. Semakin kecil persentase keketatan, semakin besar tingkat persaingan karena peluang diterima lebih rendah dibanding jumlah pendaftar.
Dalam kategori program sarjana SNBT 2026 Unpad, Bisnis Digital menempati peringkat pertama dengan tingkat keketatan 1,86 persen. Posisi berikutnya ditempati Teknik Informatika (1,99 persen) dan Ilmu Komunikasi (2,02 persen).
Menariknya, Program Studi Kedokteran Gigi berada di posisi kesembilan dengan tingkat keketatan 2,88 persen, sementara program Kedokteran tidak masuk dalam daftar 10 besar prodi sarjana terketat.
Berikut 10 program studi sarjana terketat di SNBT 2026 Unpad:
1. Bisnis Digital – 1,86 persen
2. Teknik Informatika – 1,99 persen
3. Ilmu Komunikasi – 2,02 persen

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
