
Photo
JawaPos.com - Information and Technology Director Indomarco Prismatama (pengelola jaringan Indomaret) Howard Timotius Palar, 60, meninggal dunia pada Kamis (6/10). Dia tewas saat bersepeda bersama keluarga di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.
Howard meninggal usai tertabrak truk yang melintas. Peristiwa ini terjadi di kawasan BSD. Kabar meninggalnya Howard dibenarkan oleh Marketing Communication Executive Director Indomaret, Feki Oktavianus.
"Kami atas nama manajemen dan karyawan merasakan duka yang mendalam atas kepergian Pak Howard. Rekan kerja dan sahabat kami. Semoga arwahnya diterima disisi Tuhan dan keluarga besarnya diberikan kekuatan," kata Feki.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang merenggut korban jiwa tersebut. "Iya betul korban satu orang," jelasnya. Belum diketahui pasti kronologi kecelakaan ini.
Ssbagai informasi, Howard menulai karirnya di Indomaret sejak 2004 silam. Selama bergabung di sana, dia telah berkontribusi besar dalam pengembangan tekonologi informasi (TI) perusahaan jaringan ritel tersebut. (*)

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
