
LAHAR PANAS: Sejumlah warga melintasi area perkampungan Renteng Kecamatan Candipuro yang tertutup lahar panas erupsi Gunung Semeru untuk melihat kondisi rumah dan ternak yang terjebak di aliran lahar dingin tersebut, kemarin, Minggu dini hari (5/12/2021).
JawaPos.com - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, tim pertama dari BNPB bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berangkat menuju Lumajang via darat. Mereka membawa logistik-logistik serta kebutuhan peralatan seperti tenda, matras, dan selimut.
Berdasar data yang dihimpun tim Pusat Krisis Kemenkes, sebagian korban menderita luka bakar. Karena itulah, Kemenkes memaksimalkan pengiriman kebutuhan obat-obatan untuk luka bakar serta masker dan sarung tangan.
”Besok (hari ini, Red) pagi kami juga pada kesempatan pertama akan ke Lumajang untuk memastikan tahap-tahap penanganan pengungsi,” jelas Suharyanto kemarin (4/12) malam.
BPNB pun telah berkoordinasi dengan panglima TNI untuk menurunkan personel bantuan serta peralatan untuk kebutuhan pengungsian.
Permintaan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar agar BNPB mengirim helikopter juga disanggupi. ”Kami siapkan dua helikopter kalau jalur darat tidak bisa. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.
Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan aktivitas Gunung Semeru berada di level II atau waspada. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono menjelaskan, selama November, telah terekam getaran gempa yang didominasi gempa letusan. Rata-rata terjadi 50 kali per hari.
Namun, Eko menyatakan bahwa potensi bahaya Gunung Semeru bukan hanya karena getaran gunung itu sendiri atau suplai magma. ”Kelihatannya ada juga faktor dari luar terkait dengan ketidakstabilan endapan atau lidah lava yang disebabkan curah hujan tinggi,” jelas Eko kemarin malam.
Dia mengungkapkan, material lontaran berupa abu dapat tersebar lebih jauh, bergantung arah dan kecepatan angin. Potensi ancaman bahaya lainnya berupa awan panas guguran dan guguran batuan dari ujung lidah lava ke tenggara dan selatan dari puncak. ”Jika terjadi hujan, bisa terjadi banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak,” ujar Eko.
Karena itu, masyarakat maupun wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah dan jarak 5 kilometer arah bukaan kawah di sektor selatan dan tenggara. Masyarakat juga diminta mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang sungai. (deb/c14/oni)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
