
Warga memeriksa rumahnya yang rusak akibat diguncang gempa di Kampung Karoya, Mandalawangi, Pandeglang, Banten, Sabtu (3/8/2019). Menurut data BPBD Banten satu orang meninggal dan sebanyak 112 rumah rusak berat dan ringan dengan rincian di Lebak sebanyak
JawaPos.com - Pendataan dampak gempa bumi Jumat lalu (2/8) terus berlangsung. Hasilnya, korban tewas bertambah menjadi 6 orang dan luka-luka 3 orang.
Korban meninggal tersebut berada di Pandeglang (1 orang), Kabupaten Lebak (3), dan Sukabumi (2). Hingga kemarin, tinggal 33 kepala keluarga yang dilaporkan masih mengungsi. Di Provinsi Lampung, lebih dari 1.000 kepala keluarga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerugian materi. Perinciannya, 13 rumah rusak berat, 50 rumah rusak sedang, dan 408 rumah rusak ringan. Sementara itu, sarana publik yang mengalami rusak ringan adalah 1 bangunan penggilingan padi, dan 19 sarana pendidikan. Selanjutnya, 1 kantor desa, dan 13 masjid.
Plh Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo mengungkapkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB telah sampai di lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sukabumi dan Serang. ''Mereka melakukan kajian perhitungan kerugian dan olah data,'' kata Agus.
Photo
Plh Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pemerintah juga membantu warga yang rumahnya rusak berat melalui program bantuan bangunan rumah (BBR). Lewat program milik Kementerian Sosial itu, warga akan mendapat bantuan uang yang dikirim melalui bank. Bantuan tersebut bisa digunakan untuk membeli bahan bangunan. Hal itu disampaikan Mensos Agus Gumiwang dalam kunjungannya ke Pandeglang kemarin (4/8). Agus meninjau langsung lokasi yang terdampak gempa. ''Warga yang rumahnya rusak akan didata untuk mengetahui tingkat kerusakannya,'' jelas Agus. Pendataan itu menjadi bahan verifikasi dan validasi untuk menentukan penerima bantuan.
BBR akan ditransfer langsung ke rekening penerima yang bersangkutan. Bantuan tersebut terbagi ke dalam tiga tingkatan yang diatur Permensos 4/2015. Rumah rusak ringan mendapat Rp 1 juta-Rp 5 juta, rusak sedang Rp 5,5 juta-Rp 10 juta, dan rusak berat Rp 10,5 juta-Rp 25 juta. Pendataan dilakukan pemkab setempat, kemudian dilaporkan ke Kemensos.
Agus menambahkan, Kemensos siap memberikan santunan ahli waris untuk korban meninggal. ''Besarnya santunan untuk setiap korban meninggal Rp 15 juta. Diserahkan kepada ahli waris,'' jelasnya.
Photo
Puluhan pasien RSUD Adjidarmo Lebak dievakuasi ke area parkir. (Mastur/Radar Banten)
Bupati Pandeglang Irna Narulita menerima secara simbolis bantuan sekitar Rp 240,9 juta. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, paket lauk-pauk, mi instan, tenda gulung, dan selimut.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
