
Tangkapan layar rombongan pengendara sepeda motor membawa atribut khilafah saat melintas di Cawang, Jakarta, Minggu (29/5). Twiter/@miduk17/Yogi Rachman/Antara
JawaPos.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya merespons keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin. Sekjen MUI Amirsyah Tambunan meminta masyarakat tidak menyalahgunakan istilah-istilah dalam Islam. Termasuk istilah khilafah dan sejenisnya.
Dia mengatakan keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin baru-baru ini membuat heboh masyarakat. Mereka menggelar konvoi atau arak-arakan di sejumlah daerah. ’’Kita disibukkan dengan istilah-istilah khilafah. (Kali ini) ada Khilafatul Muslimin,’’ kata Amirsyah dalam diskusi Alquran Sebagai Sumber Literasi Islam yang digelar Lembaga Pentashih Buku dan Konten Islam MUI di Jakarta, Kamis (2/6).
Amirsyah mengatakan dengan keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin itu, MUI seperti ketiban pekerjaan rumah (PR) yang banyak sekali. ’’Saya bilang kalau istilah Khilafatul Muslimin dalam konteks khilafah dalam Islam, tidak ada soal,’’ tuturnya. Tetapi, akan menjadi persoalan ketika istilah Khilafatul Muslimin itu disalahgunakan.
Menurut dia ketika istilah Khilafatul Muslimin itu disalahgunakan, termasuk dalam konteks bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, bisa memicu persoalan. Contoh gampangnya dalam konteks bermasyarakat. Amirsyah mengatakan adanya konvoi kelompok Khilafatul Muslimin itu saja sudah mengganggu masyarakat dan lalu lintas.
Untuk itu Amirsyah mengingatkan bahwa literasi umat Islam penting untuk dijaga dan ditingkatkan. Sehingga tidak gampang menggunakan istilah-istilah Islam, apalagi sampai disalahgunakan. Dia mencontohkan kata atau istilah khilafah atau Khilafatul Muslimin akan memunculkan konsekuensi ketika disalahgunakan. Misalnya digunakan menjadi sebuah organisasi atau lembaga dengan kegiatan melanggar undang-undang.
’’Kita sepakat tidak ingin bermain kata-kata,’’ katanya. Apalagi kata-kata atau istilah dalam Islam dan tertuang di dalam kitab suci Alquran. Menurut dia Alquran diturunkan sebagai pengajaran terbaik dan membawa begitu banyak ilmu pengetahuan untuk umat manusia secara universal.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
