Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2023 | 17.07 WIB

15.500 Madrasah Ikuti Bimtek EDM E-RKAM

SARAT EDUKASI: dari kiri, Dr Ir Subandi MSc (Bapenas), Dirjen Pendis Kemenag Prof Muhammad Ali Ramdhani, dan Ketua PMU EREP MEQR Abdul Rouf dalam rapat proyek REP MEQR, Rabu (14/6). - Image

SARAT EDUKASI: dari kiri, Dr Ir Subandi MSc (Bapenas), Dirjen Pendis Kemenag Prof Muhammad Ali Ramdhani, dan Ketua PMU EREP MEQR Abdul Rouf dalam rapat proyek REP MEQR, Rabu (14/6).

JawaPos.com - Sebanyak 15.500 madrasah telah mengikuti bimbingan teknis evaluasi diri madrasah (EDM) rencana kerja dan anggaran madrasah berbasis elektronik (e-RKAM) sepanjang 2023. Masing-masing madrasah diwakili kepala, bendahara, dan staf (tim inti madrasah) dengan jumlah total mencapai 46.500 orang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) melalui proyek Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). Sesuai dengan project appraisal document (PAD), salah satu program pada proyek REP-MEQR adalah penerapan e-RKAM.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, penyusunan rencana kerja dan anggaran akan berkualitas manakala didasarkan pada analisis hasil EDM yang mengacu pada standar nasional pendidikan (SNP).

Bimtek EDM e-RKAM merupakan bagian dari menyiapkan personel madrasah yang andal dalam melaksanakan program yang telah dan akan berjalan. ”Pengelola madrasah harus mampu mengalokasikan secara tepat sumber dana seperti bantuan operasional sekolah (BOS) atau sumber dana lainnya untuk kegiatan yang mendorong pencapaian standar nasional pendidikan (SNP),” kata Dhani di Jakarta, Rabu (14/6).

Melalui aplikasi EDM e- RKAM, lanjut Dhani, pemanfaatan semua dana bantuan dapat dipantau dengan baik di jenjang kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat. ”Sehingga kualitas lembaga pendidikan dapat ditingkatkan seiring kenaikan kualitas perencanaan dan penganggaran,” terang guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh. Ishom mengatakan, 15.500 madrasah yang mengikuti bimtek EDM e-RKAM, berasal dari 16 provinsi. Yakni, Sumut, Sumbar, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Kalbar, Kalsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, dan Sulut.

”Penerapan sistem e-RKAM ini memungkinkan madrasah untuk merencanakan, menganggarkan, dan memonitor penggunaan dana atau pembiayaan pendidikan dengan lebih efektif untuk mendukung peningkatan pembelajaran siswa,” papar Ishom. (wir/wan/c6/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore