
SARAT EDUKASI: dari kiri, Dr Ir Subandi MSc (Bapenas), Dirjen Pendis Kemenag Prof Muhammad Ali Ramdhani, dan Ketua PMU EREP MEQR Abdul Rouf dalam rapat proyek REP MEQR, Rabu (14/6).
JawaPos.com - Sebanyak 15.500 madrasah telah mengikuti bimbingan teknis evaluasi diri madrasah (EDM) rencana kerja dan anggaran madrasah berbasis elektronik (e-RKAM) sepanjang 2023. Masing-masing madrasah diwakili kepala, bendahara, dan staf (tim inti madrasah) dengan jumlah total mencapai 46.500 orang.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) melalui proyek Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). Sesuai dengan project appraisal document (PAD), salah satu program pada proyek REP-MEQR adalah penerapan e-RKAM.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, penyusunan rencana kerja dan anggaran akan berkualitas manakala didasarkan pada analisis hasil EDM yang mengacu pada standar nasional pendidikan (SNP).
Bimtek EDM e-RKAM merupakan bagian dari menyiapkan personel madrasah yang andal dalam melaksanakan program yang telah dan akan berjalan. ”Pengelola madrasah harus mampu mengalokasikan secara tepat sumber dana seperti bantuan operasional sekolah (BOS) atau sumber dana lainnya untuk kegiatan yang mendorong pencapaian standar nasional pendidikan (SNP),” kata Dhani di Jakarta, Rabu (14/6).
Melalui aplikasi EDM e- RKAM, lanjut Dhani, pemanfaatan semua dana bantuan dapat dipantau dengan baik di jenjang kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat. ”Sehingga kualitas lembaga pendidikan dapat ditingkatkan seiring kenaikan kualitas perencanaan dan penganggaran,” terang guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh. Ishom mengatakan, 15.500 madrasah yang mengikuti bimtek EDM e-RKAM, berasal dari 16 provinsi. Yakni, Sumut, Sumbar, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Kalbar, Kalsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, dan Sulut.
”Penerapan sistem e-RKAM ini memungkinkan madrasah untuk merencanakan, menganggarkan, dan memonitor penggunaan dana atau pembiayaan pendidikan dengan lebih efektif untuk mendukung peningkatan pembelajaran siswa,” papar Ishom. (wir/wan/c6/fal)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
