
Wakil Ketua MPR Mahyudin mengaku belum menerima keputusan partainya yang menggeser dirinya dari posisi Wakil Ketua MPR.
JawaPos.com - Karena merasa didzalim oleh kepungurusan Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Wakil Ketua MPR mengadukan persoalan yang menimpanya itu kepada Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Mahyudin yang belum menerima pencoptannya dari posisi Wakil Ketua MPR terus mempersoalkan keputusan Ketua Umum Golkar yang akan mengantinya dengan Siti Hediati Heryadi alias Titiek Soeharto.
Menurut Mahyudin, dalam Pasal 21 Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PG, dewan pembina bertugas memberikan pengarahan, petunjuk, pertimbangan, saran dan nasihat kepada DPP dalam menerapkan kebijakan strategis baik internal dan eksternal.
Dia juga menjelaskan, kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis sebagaimana dimaksud ketentuan itu ternasuk soal penetapan pimpinan lembaga negara.
"Saya sudah melaporkan pada Pak Ical (Aburizal Bakrie, red). Baliu bilang ke saya tidak menyetujui adanya pergantian karena sudah tanggung dan tidak ada urgensinya karena tinggal setahun," kata Mahyudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3).
Menurutnya, proses pergantian pimpinan MPR sangat panjang. Namun, dia mengaku tidak dalam posisi menolak atau melawan kebijakan partainya.
"Saya berbicara sesuai mekanisme aturan yang ada," ungkapnya.
Lebih lanjut Mayudin juga mengatakan, jika surat dari DPP Golkar perihal usul pergantiannya memenuhi syarat maka MPR akan memprosesnya. Tapi, jika usul itu dianggap tak memenuhi syarat dalam perundang-undangan, tentu pimpinan MPR tidak akan melanggar aturan dengan memaksakan pergantian.
Menurut Mahyudin, pergantian pimpinan MPR harus memenuhi syarat. Misalnya mengundurkan diri, berhenti dan diberhentikan sebagai anggota parlemen karena berhalangan tetap.
“Tapi kalau nasib saya harus tergantikan aturan yang memenuhi ya mau diapakan. Enjoy saja, tidak ada masalah," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
