Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juni 2023 | 14.06 WIB

Tiba-tiba Jokowi Tanya Siapa Pemenang Pilpres 2024 di Singapura, Akhirnya Minta Maaf sampai 3 Kali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan para peserta Pemilu dan Pilpres 2024 untuk saling adu ide dan gagasan pada masa kampanye yang dimulai sejak 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan para peserta Pemilu dan Pilpres 2024 untuk saling adu ide dan gagasan pada masa kampanye yang dimulai sejak 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba-tiba bertanya siapa pemenang Pilpres 2024 mendatang. Pertanyaan Jokowi itu dilontarkan dalam pidatonya dalam Ecosperity Week 2023, di Singapura, pada Rabu (7/6).

Seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), awalnya Presiden Jokowi terlihat sudah menyiapkan naskah pidatonya ketika berdiri di podium. Wajahnya pun terlihat serius saat memulai pidatonya. “Saya senang berada di sini,” buka Jokowi dalam pidatonya.

Namun entah kenapa Presiden Jokowi kemudian melontarkan pertanyaan siapa yang akan memenangkan Pilpres 2024 mendatang.

“Pada hari yang indah ini saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk bertanya kepada Anda. Siapa yang akan memenangkan pemilihan presiden tahun depan?” tanya Jokowi.

Namun buru-buru orang nomor satu di Indonesia itu meralat pidatonya. “Ah, salah pidato,” ucap Jokowi yang ternyata sedang melontarkan guyonan.

Presiden Jokowi lantas menyampaikan permintaan maaf sampai 3 kali. “Maafkan saya. Saya minta maaf karena salah bicara. Meskipun saya tahu bahwa Anda semua penasaran. Saya minta maaf,” ungkapnya melanjutkan guyonannya.

Ternyata guyonan yang dilontarkan Jokowi itu merupakan kepastian bahwa hubungan Indonesia dan Singapura akan tetap baik-baik saja.

“Tapi sungguh, teman-teman kami di Singapura mengenal kami dengan sangat baik,” kata dia.

“Bahwa siapa pun yang akan memimpin Indonesia, akan fokus untuk mengubah negara yang luar biasa ini, menjadi sumber energi dan raksasa Asia,” jelasnya.

Jokowi memastikan, bahwa siapapun yang terpilih menggantikan dirinya, tidak akan ada yang berubah dari hubungan baik antar kedua negara itu.

“Jadi semuanya akan baik-baik saja. Tidak perlu khawatir,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak investor Singapura menanamkan modalnya untuk pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep kota pintas masa depan berbasis alam.

Dia juga memastikan IKN adalah tempat yang nyaman, baik untuk berbisnis atau tempat tinggal.

Saat ini, pembangunan IKN sudah dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan yang ditargetkan rampung tahun depan.

Jokowi juga menyatakan komitmen Indonesia dalam pengembangan energi hijau dan industri hijau. Selain itu, Jokowi meyakini Indonesia memiliki potensi besar pada energi baru terbarukan mencapai 434 gigawatt dari geotermal, angin, surya, biofuel, dan hidro.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore