Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2023 | 18.52 WIB

Sindir Isu Penjegalan Anies, Hasto Justru Pertanyakan Prestasinya Selama Jabat Gubernur DKI

Wali Kota Surakarta atau Solo, Gibran Rakabuming Raka memenuhi panggilan partainya, PDI Perjuangan (PDIP) untuk menghadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Mahkamah Partai Komarudin Watubun. - Image

Wali Kota Surakarta atau Solo, Gibran Rakabuming Raka memenuhi panggilan partainya, PDI Perjuangan (PDIP) untuk menghadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Mahkamah Partai Komarudin Watubun.

 
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyindir Partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KKP) yang mengusung bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan soal isu penjegalan. Menurut Hasto, jika Anies berprestasi dan mempunyai kinerja yang baik, maka tidak perlu takut dengan berbagai upaya penjegalan.
 
"Ketika kita lihat pengalaman dari Bapak Presiden Jokowi ketika dari gubernur melangkah menjadi calon presiden dan kemudian terpilih sebagai presiden, begitu banyak penjegalan, tetapi sikap dari Pak Jokowi, kemudian Pak Ganjar, PDI Perjuangan, selalu percaya kepada jalan keyakinan," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (8/6).
 
Hasto mengatakan, Jokowi dan PDIP selalu mengedepankan prestasi dan kinerja sehingga tidak khawatir dengan berbagai upaya penjegalan. Menurut dia, kinerja yang baik menjadi faktor penentu rakyat memilih para bakal calon presiden.
 
 
"Terjadi bounding (ikatan) kalau kata Ibu Megawati Soekarnoputri, sehingga pemimpin yang berprestasi selalu dihadapkan pada ujian, tetapi pemimpin yang tidak berprestasi menciptakan ganjalan seolah-olah seperti ujian," ucap Hasto.
 
Menurut dia, PDIP tidak pernah melakukan penjegalan lawan politik termasuk Anies dan koalisinya. Apalagi, kinerja Anies selama memimpin DKI Jakarta kurang memuaskan.
 
"Ketika sosok itu tidak punya banyak prestasi, kemudian menciptakan sepertinya ada hambatan dari luar. PDIP tidak pernah menghambat karena kami belajar dari sejarah," ucap Hasto.
 
Hasto menegaskan, PDIP sendiri telah mengalami berbagai ujian penjegalan, termasuk Megawati Soekarnoputri dihambat kepemimpinannya melalui Kongres Luar Biasa dan kantor PDIP Jalan Diponegoro yang pernah diserang pada 27 Juli 1996.
 
"Ketika pemimpin bergerak dengan keyakinan mengakar ke rakyat, seluruh hambatan tidak mampu menggulung keyakinan dari pemimpin. Itu pelajaran terbaik. Itu dilakukan Bung Karno, Bu Mega, presiden Jokowi dan Pak Ganjar," pungkas Hasto.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore