Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2026 | 04.58 WIB

Catat Tanggalnya! Polri Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Terjadi Dua Kali

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di PTIK, Jaksel, pada Senin (2/3). (Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi dua kali. Prediksi itu disampaikan oleh Jenderal Sigit merujuk hasil survei yang telah dilakukan oleh jajaran Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan (Jaksel) hari ini (2/3), Sigit menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 berlangsung mulai 12-25 Maret mendatang. Di antara tanggal tersebut, Polri memprediksi puncak arus mudik terjadi dua kali.

”Puncak arus mudik (pertama) kemungkinan terjadi tanggal 14 sampai dengan 15 Maret,” ucap dia.

Setelah itu, pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA pada 16 dan 17 Maret. Kebijakan itu diperkirakan akan menarik pergerakan pemudik menjelang Idul Fitri. Sehingga puncak arus mudik kedua diprediksi terjadi pada 18 DAN 19 Maret mendatang.

Serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, setiap kali puncak arus mudik terjadi akan disertai dengan peningkatan aktivitas serta volume kendaraan. Untuk itu, dia mewanti-wanti seluruh jajaran kepolisian agar dapat melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan baik. Apalagi Idul Fitri tahun ini juga bersamaan dengan Nyepi.

”Sehingga perlu adanya pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali karena menghormati Hari Raya Nyepi,” kata Sigit.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menyampaikan bahwa puncak arus balik juga diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Yakni gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret dan gelombang kedua pada 28 sampai 29 Maret mendatang.

”Bila diperlukan Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujarnya.

Tahun ini, Polri mengerahkan 161 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rencananya operasi tersebut berlangsung selama dua pekan. Mulai 13-25 Maret mendatang. Pengerahan ratusan ribu personel ditujukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para pemudik.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mengusung tema Mudik Aman dan Keluarga Bahagia. Untuk memastikan operasi tersebut berjalan dengan baik, Polri mengedepankan pendekatan preemptive, preventive, dan penegakan hukum. Dia menekankan, operasi ketupat sebagai operasi kemanusiaan.

”Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore