
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini (tengah). (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang libur nasional Hari Nyepi dan Idul Fitri 2026 hampir pasti diberlakukan.
pemerintah mewanti-wanti agar WFA bagi ASN itu tidak boleh dijadikan alasan menurunnya pelayanan publik. Seluruh layanan esensial diminta tetap berjalan optimal, meski berada dalam periode libur nasional.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan, kebijakan WFA bagi ASN diatur dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026 tentang penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel.
“Saat ini saya sudah mengeluarkan surat edaran nomor 2 tahun 2026 terkait dengan kebijakan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel,” kata Rini dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Rini membeberkan, penyesuaian kerja WFA ASN diberlakukan dua hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Nyepi, yakni 16 dan 17 Maret 2026.
Selain itu, fleksibilitas tugas kedinasan juga diterapkan tiga hari setelah libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, pada 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Meski demikian, Rini menekankan bahwa kebijakan WFA bukan berarti ASN berhenti bekerja alias libur.
Ia mengimbau pimpinan instansi, khususnya di pemerintah daerah, untuk mengatur pelaksanaan tugas kedinasan secara mandiri dan selektif, dengan tetap mengedepankan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Pimpinan instansi diharapkan mengatur penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai ASN secara mandiri dan selektif,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rini menegaskan bahwa pelayanan publik yang bersifat esensial tidak boleh libur, terutama layanan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Di antaranya layanan kesehatan, transportasi, keamanan, serta layanan strategis lainnya, meskipun berada dalam periode libur nasional.
“Kami berharap, para instansi pemerintah tetap melaksanakan pelayanan publik yang bersifat esensial yang berdampak langsung kepada masyarakat secara optimal,” tegasnya.
Untuk memastikan hal tersebut, pimpinan instansi diminta melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Termasuk mengatur pembagian jumlah ASN yang bekerja dari kantor dan yang melaksanakan tugas secara fleksibel sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain menjaga layanan publik, Rini juga mengingatkan pentingnya integritas ASN selama masa libur nasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
