
Mantan Menko Polhukan Mahfud MD. (Istimewa)
JawaPos.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyoroti pernyataan komika Pandji Pragiwaksono yang dituding menghina Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, karena menyebut tampilan matanya terlihat seperti orang mengantuk.
Dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang ditayangkan di Netflix, Pandji memang menyinggung kondisi mata Gibran yang dinilainya tampak seperti orang mengantuk. Pernyataan tersebut kemudian menuai kritik dari sejumlah pihak yang menganggapnya sebagai bentuk penghinaan.
"Mari kita kembangkan ini. Karena di TV saya lihat tuh, ada anggota DPR yang berdebat bahwa orang bilang ngantuk itu menghina orang. Loh masa orang bilang ngantuk menghina?" kata Mahfud dalam siniar Youtube, Rabu (14/1).
Dalam siniar tersebut, Mahfud mencoba bertanya langsung kepada pembawa acara, mengenai perasaan jika disebut mengantuk. Pembawa acara itu menimpali bahwa dirinya tidak merasa tersinggung atau dihina.
Mahfud menegaskan, mengantuk merupakan kondisi manusiawi yang bisa dialami siapa saja tanpa memandang jabatan atau status.
"Ngantuk itu bukan perbuatan jelek, bukan situasi jelek. Sehingga seumpama Anda tersinggung pun dibilang ngantuk, kan saya bukan menghina. Wong itu masalah keadaan biasa ngantuk," tegasnya.
Ia juga menyinggung munculnya penafsiran publik yang mengaitkan kondisi mata Gibran dengan penyakit ptosis. Menurut Mahfud, ptosis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kelelahan, banyak pikiran, hingga dalam beberapa penjelasan tertentu dikaitkan dengan persoalan kejiwaan.
Meski mengakui bahwa Gibran memang mengalami ptosis, Mahfud menilai hal tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk menyebut Pandji telah melakukan penghinaan.
"Kalau betul ptosis seperti itu, berarti Pandji tidak menghina. Karena Pandji hanya bilang ngantuk. Yang menjelaskan arti ptosis itu yang menghina. Kalau itu dikaitkan dengan masalah kejiwaan, masalah penyakit yang tidak boleh diketahui orang, wong Pandji hanya bilang ngantuk," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
