
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menerima kunjungan Jawa Pos Grup di Jakarta, Minggu (10/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pencapaian swasembada beras yang diraih Indonesia dinilai memiliki arti strategis jauh melampaui kepentingan domestik.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, keberhasilan tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk meningkatkan posisi di panggung global sekaligus memberi dampak nyata terhadap tatanan perdagangan pangan internasional.
Amran menjelaskan, percepatan realisasi swasembada pangan terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja sektor pertanian nasional. Dari situ, target waktu yang sebelumnya ditetapkan empat tahun mengalami pemangkasan signifikan.
“Target awal empat tahun, dua minggu kemudian jadi tiga tahun. Dalam 45 hari pemerintahan, Presiden menaikkan target menjadi satu tahun,” kata Amran dalam diskusi bersama pimpinan Jawa Pos Group di Jakarta, Minggu (11/1).
Dalam praktiknya, Indonesia mampu merealisasikan swasembada beras hanya dalam tempo satu tahun. Menurut Amran, capaian tersebut tidak lepas dari reformasi menyeluruh di lingkungan Kementerian Pertanian, baik dari sisi manajemen, sistem kerja, hingga integritas aparatur.
“Kerjanya tidak ada hari libur. Semua harus berubah. Tidak boleh ada korupsi, tidak boleh ada mafia pangan. Target jelas, tidak tercapai, mundur,” tegasnya.
Ia menyebut, transformasi menuju pertanian modern menjadi fondasi utama, yang diperkuat dengan langkah efisiensi anggaran secara agresif. Kementerian Pertanian memangkas belanja perjalanan dinas, seminar, dan berbagai pos nonprioritas lainnya hingga mencapai Rp1,7 triliun.
Kebijakan efisiensi tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi. Sepanjang 2025, produksi beras nasional tercatat meningkat sebesar 4,09 juta ton. Lonjakan ini sekaligus membuat Indonesia menghentikan impor beras yang sebelumnya menyedot devisa hingga Rp100 triliun.
Amran menilai, keputusan Indonesia menghentikan impor beras turut menimbulkan efek domino di pasar global. Sejumlah negara eksportir utama, seperti Thailand, Vietnam, Pakistan, dan India, merasakan langsung dampak dari perubahan arah kebijakan tersebut.
Meski demikian, Amran menekankan bahwa swasembada bukanlah tujuan akhir. Ia menyebut swasembada sebagai pintu pembuka menuju strategi yang lebih besar, yakni penguatan hilirisasi sektor pertanian.
Menurutnya, terdapat tiga komoditas strategis yang berpotensi besar mengubah konfigurasi perdagangan dunia apabila diolah sepenuhnya di dalam negeri. Komoditas pertama adalah beras, yang kini tidak lagi bergantung pada impor dan berpengaruh langsung terhadap keseimbangan pasar global.
Komoditas kedua adalah kelapa. Amran memaparkan, harga kelapa mentah di tingkat petani berkisar Rp 1.350 per kilogram, namun setelah melalui proses pengolahan, nilainya dapat meningkat hingga Rp 18.000 per kilogram.
Komoditas ketiga adalah gambir. Indonesia saat ini menguasai sekitar 80 persen pasar ekspor gambir dunia, tetapi sebagian besar masih diekspor dalam bentuk bahan mentah ke India untuk diproses lebih lanjut.
“Kalau hilirisasi kita lakukan di dalam negeri, nilai tambahnya luar biasa. Inilah kunci agar Indonesia benar-benar menjadi pemain global,” pungkas Amran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
