
Presiden Prabowo Subianto saat penyerahan uang hasil penagihan denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara hasil tindak pidana korupsi di Kejaksaan agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapannya mengorbankan nyawa demi rakyat Indonesia. Menurutnya, wafat dalam pengabdian untuk kepentingan rakyat merupakan sebuah kehormatan tertinggi bagi seorang pemimpin.
“Saya dipilih, saya dilantik, saya akan mati untuk rakyat Indonesia. Bagi saya, mati untuk rakyat kehormatan,” kata Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).
Prabowo mengajak seluruh pihak untuk merenungkan makna hidup dan pengabdian. Ia mengingatkan, setiap manusia akan meninggalkan jejak atas perbuatannya selama hidup.
“Gajah mati meninggalkan gading, harimau meninggalkan belang, dan manusia meninggalkan nama,” ujarnya.
Prabowo menekankan, pengabdian kepada kebenaran, rakyat, dan masa depan bangsa merupakan nilai luhur yang harus dijunjung tinggi. Ia berharap, setiap insan dapat menghadap Tuhan dengan penuh keikhlasan setelah berjuang demi kepentingan bangsa.
“Lebih baik kita nanti dipanggil Tuhan membela kebenaran, membela rakyat, menyelamatkan masa depan bangsa kita yang mulia, kita terhormat. Kita pergi, kita menghadap yang maha kuasa dengan ikhlas,” tegasnya.
Disisi lain, Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah bekerja keras dalam menjaga dan menyelamatkan kekayaan negara.
Ia meyakini, tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengambil langkah-langkah besar dan berani, khususnya dalam upaya penyelamatan aset dan keuangan negara.
“Kita kerja terus, kita kerja terus untuk rakyat dan rakyat merasa dan melihat apa yang kita kerjakan. Kita akan selamatkan kekayaan negara dengan tidak ada keraguan-keraguan,” ucap Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, serta kementerian dan lembaga, untuk terus memperkuat solidaritas dalam menjaga kepentingan negara.
“Kalian adalah patriot-patriot sejati, persatuan kita, team work kita semua kejaksaan, polisi, tentara, kementerian-kementerian yang bekerja,” pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
