Aktifitas sejumlah penumpang di Terminal 1C, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (12/11/2025). (Hanung Hambara/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Lonjakan pergerakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berdampak langsung pada meningkatnya penerbangan tambahan atau extra flight. Hingga 22 Desember 2025, realisasi extra flight di bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports nyaris menembus angka 638 pergerakan.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, memaparkan bahwa pengelola bandara mendukung penuh operasional penerbangan tambahan maskapai dengan memastikan ketersediaan slot time, kesiapan fasilitas, hingga sumber daya manusia.
“Pada periode Nataru mulai 15 Desember 2025 sampai 22 Desember 2025, jumlah extra flight yang direalisasikan atau dioperasikan maskapai di bandara-bandara InJourney Airports secara akumulatif telah mencapai 58 persen dari total rencana yang diajukan. Tercatat realisasi sebanyak 637 pergerakan dari total rencana 1.098 pergerakan,” ujar Pahlevi dalam keterangannya, Rabu (24/12).
Menurut dia, InJourney Airports memastikan seluruh bandara berada dalam kondisi siaga penuh, termasuk pengoperasian 24 jam yang disesuaikan dengan kebutuhan maskapai.
“Kami mendukung penuh dengan menyediakan slot time yang dibutuhkan. Seluruh bandara siaga operasi 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai,” jelasnya.
Pahlevi menjelaskan, extra flight merupakan penerbangan tambahan di luar jadwal reguler yang diajukan maskapai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode puncak libur Nataru. InJourney Airports memproyeksikan jumlah penerbangan tambahan masih berpotensi bertambah.
"Maskapai diperkirakan kembali mengoperasikan extra flight hingga periode angkutan Nataru di bandara-bandara InJourney Airports berakhir pada 5 Januari 2026," bebernya.
Sementara itu, ada lima bandara dengan realisasi extra flight terbanyak sepanjang periode Nataru, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Denpasar.
"Kemudian, Sultan Hasanuddin Makassar, Hang Nadim Batam, serta Radin Inten II Bandar Lampung," tukasnya.
Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mulai menyiapkan langkah operasi khusus untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kemenhub memprediksi puncak arus keberangkatan penumpang di bandara terjadi pada 21 Desember 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada 3–4 Januari 2026.
Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Ditjen Hubud memproyeksikan kebutuhan 326 pesawat, terdiri dari 286 pesawat jet dan 40 pesawat propeller. Sementara saat ini, total armada pesawat di Indonesia mencapai 560 unit, dengan 366 pesawat siap beroperasi dan 194 unit sedang dalam perawatan. Maskapai dengan armada terbesar antara lain Lion Air (97 unit), Wings Air (77 unit), dan Garuda Indonesia (81 unit).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
