Proses memasak rendang Ponpes Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada Sabtu (13/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Rendang selama ini dikenal sebagai makanan tahan lama dan kerap dikirimkan ke lokasi bencana. Kendati Sumatera Barat (Sumbar) menjadi salah satu provinsi yang terdampak banjir bandang di Pulau Sumatera, tetapi masyarakatnya masih bisa berkirim rendang untuk para korban bencana.
Buktinya, Pondok Pesantren (Ponpes) Diniyyah Puteri, Padang Panjang, Sumbar yang didirikan pahlawan nasional Rahmah el Yunusiyyah bakal mengirimkan 1 ton rendang untuk para penyinta bencana banjir bandang di Sumatera. Lebih menariknya lagi, rendang yang dikirim itu dimasak dengan memakai resep peninggalan Rahmah el Yunusiyyah.
Tidak kalah lagi, produksi 1 rendang itu melibatkan pesantren tua asal Sumbar lainnya. Yaitu, Ponpes Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang dan Pesantren Hamka Maninjau, Diniyyah Wafa Care, dan Baitul Maal Merapi Marbabu. Selain itu juga melibatkan Bundo Kanduang, Bukit Surungan dari Padang Panjang.
"Rendang itu segera dikirim ke Aceh dan Sumut," ujar Fauzia Fauzan selaku pimpinan Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada Sabtu (13/12).
Dalam produksi rendang 1 ton ini puluhan santri Diniyah Puteri bersama guru dan para bundo kandung terlihat sibuk memasak rendang pada Sabtu (3/12). Mereka duduk di depan kuali berjam-jam. Api yang menyala terus menyelesaikan tugasnya sampai rendang masak. Satu kuali kira-kira berisi 5 kg rendang. Ada 20 tungku. Satu ton bisa selesai dimasak selama dua hari.
Untuk satu kilogram daging jika diolah jadi rendang, diperlukan lima butir kelapa. Kelapa yang dipakai pun tidak sembarangan, mesti kelapa terbaik. Rendang itu dibuat sesuai resep Rahmah Yunisiyyah. Resep itu sijaga selama empat generasi. Rahmah yang baru diberi gelar pahlawan nasional pada era Presiden Prabowo Subianto itu semasa hidup dikenal juga ahli memasak. Dia bisa membuat 42 macam sambalado.
Rendang itu segera dikirim ke Aceh dan Sumut. Hal serupa juga dilakukan sejumlah pihak dari Payakumbuh dan para perantau Sumatera di Pulau Jawa beberapa hari lalu. Meski terkena bencana, tetapi Sumbar tetap bisa memasak rendang untuk saudara-saudaranya yang terkena musibah di Sumut dan Aceh.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
